JAKARTA, KONSEPNEWS – Seleksi kompetensi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2026 masih terus berlangsung. Hingga hari keempat pelaksanaan ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT), sebanyak 140.211 peserta telah mengikuti seleksi dari total 483.648 pelamar yang dinyatakan lolos ke tahap Pengadaan Sumber Daya Manusia (SDM).
Sementara itu, jumlah pelamar Program Hasil Terbaik Cepat Presiden pada tahap pendaftaran tercatat mencapai 487.819 orang. Tingginya angka partisipasi tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program penguatan koperasi desa dan kampung nelayan di seluruh Indonesia.
Dalam pelaksanaan seleksi CAT, peserta menghadapi dua jenis ujian utama yakni Tes Potensi Kognitif dan Tes Substansi Manajemen. Tes Potensi Kognitif dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir dan kecepatan kerja peserta dalam memproses informasi serta menyelesaikan soal secara akurat dalam waktu terbatas.
Untuk mendukung pelaksanaan tes skala besar tersebut, Badan Kepegawaian Negara telah menyiapkan sarana, prasarana, hingga infrastruktur teknologi agar peserta dapat mengikuti ujian secara optimal dan transparan.
Meski demikian, BKN mencermati adanya sejumlah dinamika selama pelaksanaan tes, terutama terkait durasi pengerjaan soal yang dinilai cukup menantang bagi sebagian peserta. Kondisi tersebut membuat peserta diminta tetap tenang agar tidak tergesa-gesa dalam mengklik jawaban.
BKN juga memastikan sistem CAT tetap mampu mengakomodasi pelaksanaan tes secara masif dalam waktu bersamaan, termasuk dari sisi keamanan sistem selama proses ujian berlangsung. Sistem CAT yang digunakan disebut telah melalui berbagai pengujian untuk memastikan keadilan dan transparansi seleksi.
Peserta juga diimbau memahami mekanisme pengerjaan ujian sebagaimana diatur dalam Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2024. Selain menjaga fokus, peserta disarankan memprioritaskan soal yang lebih mudah, menghindari klik jawaban berulang, memberi jeda saat sistem memproses data, serta memanfaatkan waktu ujian secara efisien.
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, mengatakan seleksi ini diharapkan mampu menjaring talenta terbaik untuk mendukung pengembangan koperasi desa dan kampung nelayan di Indonesia.
“Melalui seleksi ini, pemerintah berharap dapat menjaring talenta terbaik yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga mampu bekerja efektif, sesuai dengan kebutuhan pengembangan Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia,” ujar Wisudo Putro Nugroho.
Pelaksanaan seleksi CAT tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung penguatan SDM program Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa dan pesisir. san/*







