JAKARTA, KONSEPNEWS – Anto Baret, seorang legenda hidup dari Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Indonesia, kembali hadir dengan karya terbarunya, album bertajuk “Sketsa Jalanan”. Album ini menjadi penanda eksistensinya sebagai penyanyi jalanan, seniman, dan budayawan yang tak pernah lelah menyuarakan realita sosial kehidupan jalanan sejak akhir tahun 1970-an hingga kini.
Melalui lagu-lagunya, Anto Baret dengan lantang menyampaikan kritik terhadap perilaku penguasa yang serakah, elit politik yang korup, serta menaruh empati yang mendalam bagi kelompok masyarakat yang terpinggirkan. Semangat persaudaraan, perdamaian, dan cinta tanah air juga menjadi benang merah dalam setiap karya yang ia bawakan, menjadikannya sosok seniman yang tak hanya menghibur namun juga sarat akan pesan moral.
Sebagai penyanyi jalanan sejati, Anto Baret tetap teguh pada lirik-liriknya yang lugas dan apa adanya, menggambarkan berbagai problematika kehidupan sosial dan politik yang terjadi di sekitarnya. Konsistensi ini menjadi ciri khas yang melekat pada sosoknya dan membuatnya tetap relevan di tengah perubahan zaman.
Album “Sketsa Jalanan” sendiri menyajikan delapan lagu yang kuat dalam balutan ballads rock yang penuh energi dan distorsi. Deretan musisi rock ternama turut ambil bagian dalam album ini, mulai dari Toto Tewel, Mike Marjinal, Bob Marjinal, Tege Dreads, hingga Yose Kristian, semakin memperkaya musikalitas album ini.
Kolaborasi apik antara distorsi gitar yang bertenaga, irama bass yang solid, dan beat drum yang ciamik menghiasi keseluruhan album “Sketsa Jalanan”. Meskipun demikian, vokal Anto Baret tetap terdengar tegas dan jelas dalam menyampaikan setiap bait syairnya, membuat album ini sangat menarik untuk disimak bagi para pecinta musik rock dan mereka yang peduli dengan isu sosial.
Dalam acara itu, Anto Baret menyampaikan pesan mendalam kepada para pengunjung yang hadir. Ia mengajak semua orang untuk selalu tulus, menjunjung tinggi perdamaian, berbicara dengan hati nurani, dan senantiasa mengedepankan suara rakyat dalam setiap tindakan.
“Lewat lagu berkabar tentang hidup dan kehidupan,” ujar Anto Baret singkat namun sarat makna. Salah satu lirik dalam lagunya yang berjudul ‘Jalan Bulungan’ pun menggambarkan kepeduliannya terhadap kaum marginal: “Kami laskar laskar bingung lahir dari rahim kemiskinan memerangi ketidakpastian demi nasib dan hari nurani.”
Kabar baik bagi para penggemar Anto Baret dan musik berkualitas, seluruh lagu dalam album “Sketsa Jalanan” kini sudah dapat didengarkan melalui berbagai platform musik digital yang tersedia. Album ini menjadi bukti bahwa semangat perlawanan dan kepedulian sosial masih terus berkobar dalam karya seorang legenda jalanan bernama Anto Baret. san/*





