KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Langkah cepat dilakukan Pemerintah Kota Tangerang dalam merespons banjir yang terjadi di sejumlah wilayah dengan mengoperasikan 300 pompa air di titik-titik rawan genangan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), langkah ini diambil guna mengatasi peningkatan debit air akibat curah hujan tinggi yang melanda beberapa kecamatan di kota tersebut.
Sebanyak 14 titik genangan di wilayah Kecamatan Pinang, Karang Tengah, Cipondoh, dan Periuk menjadi fokus utama dalam operasi pompanisasi. Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR, Iwa Nursyamsu, menjelaskan bahwa puluhan pompa air portabel sudah beroperasi sejak Minggu sore untuk mengurangi dampak genangan yang mengganggu aktivitas warga.
Dinas PUPR juga menerjunkan 135 personel teknis di lapangan yang bertugas memastikan proses pengoperasian pompa berjalan lancar. “Mereka bekerja siang dan malam demi mempercepat proses penyerapan air dan menjamin kelancaran sistem drainase di lokasi terdampak”, kata Iwa Nursyamsu.
Koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang juga terus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi evakuasi dan distribusi bantuan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi penanggulangan banjir secara terintegrasi di wilayah perkotaan yang padat penduduk.
Pemkot Tangerang menargetkan genangan air bisa surut sepenuhnya dalam waktu dekat, seiring dengan upaya antisipasi genangan lanjutan yang diperkirakan dapat terjadi akibat cuaca yang belum stabil. Informasi prakiraan cuaca pun terus diperbarui agar proses mitigasi berjalan maksimal.
Pemerintah kota juga menginstruksikan monitoring langsung di lapangan setiap harinya oleh tim teknis, guna memberikan data terkini terkait kondisi genangan, jalur evakuasi, serta keamanan lingkungan sekitar lokasi banjir.
Upaya pompanisasi ini juga bersinergi dengan program revitalisasi drainase yang saat ini sedang dikerjakan secara bertahap di beberapa titik strategis Kota Tangerang. Tujuannya adalah untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur kota dalam menghadapi ancaman banjir musiman.
Dengan komitmen dan respons cepat yang terus ditingkatkan, Pemkot Tangerang menunjukkan keseriusannya dalam membangun sistem penanganan banjir yang bukan hanya bersifat darurat, tetapi juga berkelanjutan untuk menjaga kenyamanan warganya di masa mendatang. san/*





