Maia Estianty Diisukan Hamil, Ini Tanggapannya

by

JAKARTA, KONSEPNEWS – Di tengah konflik yang masih berlangsung dengan mantan suaminya, Ahmad Dhani, beredar kabar bahwa Maia Estianty sedang hamil anak dari pernikahannya dengan Irwan Mussry. Dugaan tersebut mencuat saat Maia berbincang di kanal YouTube Maia AlElDulTV, Minggu 13 Juli 2025.

“Bunda selamat ya. Aku senang banget, selamat ya bunda,” ujar rekan bicara Maia.

Mendengar ucapan selamat tersebut, Maia tampak heran dan sempat bertanya maksud dari ucapan itu. Setelah diperlihatkan unggahan foto test pack yang disebut sebagai miliknya, wanita kelahiran Surabaya pada 27 Januari 1976 itu pun tertawa geli.

“Eh gue sudah mau 50 tahun, gila ya. Hamil rezeki, amin. Semoga hamil rezeki dan makin melahirkan rezeki-rezeki yang banyak yang bisa bermanfaat buat masyarakat,” ujar Maia menjawab pertanyaan isu kehamilannya itu.

Maia membantah kabar kehamilan tersebut. Ia menyatakan bahwa di usianya yang sudah mendekati 50 tahun, kemungkinan untuk hamil sangat kecil karena dirinya sudah memasuki masa menopause.

“Makasih yang sudah bilang gue hamil. Doain ya mudah-mudahan hamil rezekinya. Lagi juga sudah tua juga. Kalau aku sama Mas Irwan tuh, maunya hidupnya tuh, selain kerja, urus cucu, ya pengen menghabiskan masa tua bersama. Traveling ke sini,” tambahnya.

Maia dengan jujur mengaku bahwa ia sudah tidak memiliki keinginan untuk hamil kembali. Menurutnya, saat ini lebih baik menikmati masa tua bersama sang suami dengan menjalani hidup santai dan berkeliling dunia.

“Ga bisa bayangin kalau punya anak lagi neh, mana bisa travelling kemana-mana ya, terus nenenin (menyusui), terus harus bawa-bawa suster kemana-mana pas pergi, enggak bisa dibayangkan. Mas Irwan juga banyak kerjaan, mendingan nungguin cucu apa saja, jadi kalau mau pergi tinggal bilang omah mau pergi nih terus kembaliin orang tuanya saja,” tukasnya.

Maia juga menyadari bahwa dirinya kerap menjadi bahan gosip dan rumor. Namun, ia tidak mempermasalahkan selama informasi yang tersebar tidak dibuat-buat atau menyimpang dari fakta.

“Enggak apa-apa juga sih (digosipkan), kalau dalam ilmu komunikasi, semakin diomongin itu marketing yang gratis. Kalau kita diomongin yang jelek, artinya marketing gratis, diomongin yang bagus makin marketing yang bagus,” tutupnya. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.