KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Kepolisian kembali mengedepankan pendekatan humanis dalam Operasi Keselamatan Jaya 2026 dengan menyapa langsung pengendara di sejumlah titik lampu merah di Kota Tangerang. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi preemtif untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
Personel Satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota terlihat aktif memberikan imbauan kepada pengendara yang berhenti di persimpangan. Interaksi singkat namun komunikatif dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga membagikan flyer keselamatan serta membentangkan spanduk berisi pesan Operasi Keselamatan Jaya 2026. Media visual ini digunakan untuk memperkuat pesan agar lebih mudah dipahami dan diingat oleh pengguna jalan.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa edukasi di jalan raya menjadi salah satu kunci utama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama di kawasan perkotaan dengan mobilitas tinggi.
Ia menilai, pendekatan persuasif lebih efektif dalam jangka panjang dibandingkan penindakan semata. Melalui dialog langsung, pengendara diharapkan dapat memahami bahwa aturan lalu lintas dibuat untuk melindungi keselamatan semua pihak.
Operasi Keselamatan Jaya 2026, lanjut Kapolres, dirancang untuk menyeimbangkan antara penegakan hukum dan peningkatan kesadaran masyarakat. Edukasi langsung di titik-titik strategis menjadi sarana penting dalam menyampaikan pesan tersebut.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi lalu lintas tetap berjalan normal tanpa hambatan berarti. Kehadiran polisi di lapangan justru dinilai memberi rasa aman dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
Polres Metro Tangerang Kota berharap, melalui kegiatan ini, kepatuhan berlalu lintas masyarakat semakin meningkat sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan secara berkelanjutan. san/*





