Bonus Atlet POPDA Kota Tangerang Naik Jadi Rp25 Juta, Pemkot Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis

by

KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Pemerintah Kota Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung prestasi atlet pelajar menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah 2026 yang akan digelar di Cilegon pada Juni mendatang. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui kenaikan bonus bagi atlet peraih medali emas hingga mencapai Rp25 juta.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan peningkatan bonus tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan apresiasi sekaligus kesejahteraan para atlet berprestasi.

”Pada ajang POPDA sebelumnya, bonus satu medali emas tunggal ialah Rp10 juta. Kini, segala apresiasi dan kesejahteraan para atlet terus dimaksimalkan. Kali ini dibuktikan dengan kenaikan bonus yang hampir 80 persen,” ujar Kaonang saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, kenaikan bonus diharapkan mampu memacu semangat para atlet Kota Tangerang agar kembali mempertahankan gelar juara umum yang berhasil diraih pada pelaksanaan POPDA sebelumnya. Pemerintah daerah optimistis para atlet mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi membanggakan.

Kaonang menjelaskan, besaran bonus yang diberikan tahun ini mengalami peningkatan signifikan di seluruh kategori medali. Atlet peraih medali emas akan menerima bonus Rp25 juta, medali perak Rp10 juta, dan medali perunggu Rp7,5 juta.

”Jadi, bonus tahun ini adalah Rp25 juta untuk medali emas, Rp10 juta untuk medali perak dan Rp7,5 juta untuk medali perunggu,” kata Kaonang.

Tak hanya fokus pada penghargaan finansial, Pemkot Tangerang juga menyiapkan dukungan pendidikan bagi atlet berprestasi. Para atlet peraih medali emas nantinya akan mendapatkan fasilitas beasiswa kuliah gratis melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi.

Program beasiswa tersebut disebut telah berjalan sejak 2024 dan menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjamin masa depan atlet setelah menorehkan prestasi di bidang olahraga. Langkah ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya atlet muda berprestasi yang tetap memiliki akses pendidikan tinggi.

”Program tersebut telah berjalan sejak 2024 dan menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung masa depan atlet. Program ini telah dinikmati 135 atlet tanpa anggaran APBD,” tutup Kaonang.

No More Posts Available.

No more pages to load.