JAKARTA, KONSEPNEWS – DANA Indonesia kembali menghadirkan program Posko Bantuan Keliling (PBK) sebagai upaya memperluas edukasi keamanan digital sekaligus memberikan layanan konsultasi langsung kepada masyarakat. Program tersebut resmi dimulai kembali pada 18 Mei 2026 dan diluncurkan serentak di tujuh kota pertama, yakni Tasikmalaya, Cirebon, Musi Banyuasin, Jember, Palu, Batam, dan Pontianak.
Kehadiran Posko Bantuan Keliling menjadi bagian dari komitmen DANA dalam mendukung ekosistem keuangan digital yang aman, inklusif, dan mudah diakses masyarakat. Program ini hadir di tengah meningkatnya tren transaksi non tunai di Indonesia yang terus mengalami pertumbuhan signifikan.
Berdasarkan data Bank Indonesia, transaksi uang elektronik sepanjang Januari hingga Juli 2025 tumbuh 65,49 persen secara tahunan atau year-on-year hingga mencapai Rp524,89 triliun. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh semakin luasnya penggunaan QRIS, e-wallet, serta perubahan perilaku masyarakat menuju transaksi digital.
Namun di balik pertumbuhan tersebut, ancaman kejahatan digital juga ikut meningkat. Modus penipuan seperti phishing, scam, dan social engineering masih menjadi ancaman bagi pengguna layanan keuangan digital di berbagai daerah.
Chief Risk Officer DANA Indonesia Cary Piantono mengatakan pendekatan langsung kepada masyarakat tetap menjadi langkah penting dalam membangun rasa aman pengguna.
“Di tengah transaksi digital yang terus tumbuh, kami percaya pendekatan face-to-face tetap penting untuk membangun kepercayaan pengguna dan memberikan rasa aman dalam bertransaksi. Lewat PBK, kami ingin pengguna dapat merasakan kehadiran DANA, baik melalui edukasi maupun pendampingan dalam penyelesaian kendala yang mereka alami,” ujar Cary Piantono.
Dalam Posko Bantuan Keliling 2026, masyarakat dapat berkonsultasi langsung terkait kendala akun dan transaksi, mendapatkan edukasi anti-scam, simulasi berbagai modus penipuan digital, bantuan pembaruan aplikasi, hingga pengenalan fitur keamanan seperti Scam Checker.
DANA juga memperluas cakupan program dari sebelumnya 26 kota di 10 provinsi menjadi 36 kota di 20 provinsi. Beberapa wilayah baru yang akan dijangkau di antaranya Ketapang, Lombok Timur, dan Samarinda.
Selain layanan luring, DANA juga menghadirkan sesi edukasi daring melalui siaran langsung Instagram dan TikTok setiap hari Rabu pukul 15.00 hingga 16.00 WIB agar masyarakat di daerah yang belum dikunjungi tetap bisa mendapatkan pendampingan keamanan digital.
Program Posko Bantuan Keliling sebelumnya mencatat tingkat penyelesaian masalah hingga 100 persen dengan 91 persen aduan selesai dalam waktu kurang dari 30 menit. Program tersebut juga meraih Gold Award pada ajang PR Asia Awards 2026 berkat tingginya tingkat kepuasan pengunjung. san/*





