Operator Global Sambut AI in RAN Ericsson, Dinilai Jadi Fondasi Menuju Jaringan AI-Native 6G

by
foto ilustrasi dok. ericsson
foto ilustrasi dok. ericsson

JAKARTA, KONSEPNEWS – Peluncuran AI in RAN oleh Ericsson mendapat sambutan positif dari sejumlah operator telekomunikasi global yang telah terlibat dalam pengujian maupun implementasi teknologi tersebut. Mereka menilai kecerdasan buatan akan menjadi elemen penting dalam evolusi jaringan masa depan.

Senior Vice President dan CNO SoftBank Corp., Teruyuki Oya, mengatakan bahwa AI in RAN merupakan langkah strategis untuk membawa kecerdasan buatan lebih dalam ke jaringan akses radio. Menurutnya, teknologi ini memungkinkan optimasi performa dan pengalaman pengguna dilakukan secara real-time.

“Software AI in RAN Ericsson menandai langkah penting dalam menghadirkan AI lebih dalam ke dalam radio access network. Dengan memungkinkan optimasi performa radio, efisiensi spektrum, dan pengalaman pengguna secara real-time, solusi ini membantu kami mengubah inovasi AI menjadi nilai nyata pada jaringan yang sudah beroperasi,” ujar Oya.

Pandangan serupa disampaikan Senior Vice President Network Technology & Operations Bell, Bruce Dean. Ia menilai integrasi AI langsung ke dalam jaringan merupakan langkah penting untuk menjawab meningkatnya kebutuhan layanan berbasis kecerdasan buatan.

“Dengan bekerja sama dengan mitra seperti Ericsson, kami menghadirkan kapabilitas ini ke dalam jaringan kami untuk meningkatkan performa, meningkatkan efisiensi energi, serta memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan kami,” katanya.

Sementara itu, Head of Network Technology SK Telecom, Yu Takki, melihat AI in RAN sebagai bagian dari perjalanan menuju jaringan AI-native 6G. Menurutnya, kombinasi riset, validasi lapangan, dan inovasi perangkat lunak menjadi fondasi penting untuk membangun jaringan generasi berikutnya.

Di Kanada, Rogers juga menilai teknologi tersebut akan membantu mengoptimalkan performa jaringan 5G+ secara real-time sekaligus menekan konsumsi energi.

Dukungan dari sejumlah operator besar dunia menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dalam jaringan telekomunikasi bukan lagi sekadar konsep, melainkan telah menjadi kebutuhan nyata untuk menghadapi lonjakan trafik data dan perkembangan layanan digital masa depan.

Dengan AI in RAN, Ericsson menempatkan kecerdasan buatan sebagai bagian inti dari evolusi jaringan seluler. Langkah ini sekaligus memperkuat arah industri telekomunikasi global menuju era jaringan yang semakin otomatis, efisien, dan siap mendukung berbagai layanan berbasis AI maupun teknologi 6G di masa mendatang. san/*