Adjust Soroti Dominasi Gim dan Hiburan di Ekonomi Aplikasi 2025

by
artwork dok. adjust
artwork dok. adjust

JAKARTA, KONSEPNEWS – Laporan Mobile App Growth Report: 2025 Edition dari Adjust memperlihatkan bahwa sektor gim dan hiburan digital menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi aplikasi global. Dengan Growth Score tertinggi mencapai 45,8, kategori gim melampaui vertikal lain seperti marketplace, berita, dan perbankan digital, menandakan pergeseran besar perilaku konsumen global menuju hiburan berbasis interaksi dan personalisasi.

Di kawasan Asia Pasifik (APAC), tren tersebut semakin jelas. Negara-negara seperti India, Indonesia, dan Vietnam menjadi episentrum pertumbuhan pengguna gim, dengan jutaan gamer aktif setiap harinya. India memimpin dunia dengan skor 52,2, berkat biaya akuisisi pengguna yang hanya US$0,03—salah satu yang terendah secara global. Sementara itu, Indonesia (40,1) dan Vietnam (36,2) mencatat momentum pesat dengan semakin banyak studio lokal yang menembus pasar regional.

Pertumbuhan ini didorong oleh populasi muda digital-native, ekspansi e-sports, serta model monetisasi hybrid yang menggabungkan iklan, pembelian dalam aplikasi, dan langganan premium. Hal ini turut mengubah lanskap pemasaran digital, di mana pemasar kini fokus pada retensi jangka panjang dan pengalaman pengguna yang lebih imersif.

Selain gim, aplikasi hiburan (31,9) dan foto & video (26,7) menunjukkan peningkatan signifikan, didorong oleh lonjakan permintaan terhadap platform video pendek dan konten streaming. Tren ini memperlihatkan bagaimana pergeseran budaya konsumsi digital di APAC telah mendorong lonjakan sesi dan interaksi antar pengguna.

Vertikal aplikasi utilitas (28,6) dan keuangan (22,9) juga menunjukkan kinerja positif, terutama karena meningkatnya adopsi banking digital dan e-commerce. Hal ini menandakan bahwa pengguna tidak lagi sekadar mengunduh aplikasi, melainkan menggunakannya secara aktif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara Asia Pasifik mendominasi, wilayah lain juga menunjukkan pertumbuhan solid. Eropa (32,4) dan MENAT (33,3) tampil stabil dengan tingkat retensi tinggi, sementara Amerika Latin (30,5) mulai mengejar ketertinggalan dengan pasar seperti Argentina yang tumbuh cepat. Amerika Utara (27,3), meski pasar matang, tetap menjadi wilayah bernilai tinggi dengan fokus pada monetisasi premium.

Wakil Presiden Regional Adjust untuk INSEAU, April Tayson, menegaskan bahwa apa yang terjadi di Asia hanyalah awal dari transformasi global. “Pengguna kini tidak hanya mencari hiburan, tetapi juga nilai tambah. Dari gim hingga aplikasi finansial, pengalaman yang imersif dan personalisasi menjadi kunci masa depan ekonomi aplikasi global,” ujarnya.

Dengan momentum yang kuat di kawasan Asia dan peningkatan lintas vertikal aplikasi, laporan Adjust ini menegaskan bahwa inovasi digital berbasis data dan AI akan menjadi faktor utama yang menentukan peta pertumbuhan industri aplikasi dunia di tahun-tahun mendatang. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.