Anggota Kopassus Diduga Terlibat Dalam Kasus Tewasnya Kacab Bank BRI

by

JAKARTA, KONSEPNEWS – Anggota Kopassus diduga terlibat dalam kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang (Kacab) Bank BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta. 

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap total 15 orang yang diduga terlibat dalam tewasnya Kacab Bank milik BUMN tersebut. Mereka berperan sebagai aktor intelektual, sementara sisanya ialah penculik hingga pembunuh korban. Salah satu pelaku yang merupakan aktor intelektual, ialah pengusaha bimbingan belajar (bimbel) online atau motivator bisnis berinisial DH.

Terkini, beredar informasi di kalangan wartawan seorang anggota TNI ikut ditangkap pihak kepolisian dalam kasus ini, Selasa (26/8/25). 

Pelaku disebut sebagai anggota TNI Angkatan Darat (AD). Informasi lainnya menyebutkan, bahwa pelaku merupakan anggota Kopassus. 

Belum diketahui apakah pelaku berperan sebagai eksekutor atau bukan. Sebab sebelumnya, polisi mengaku memburu seorang eksekutor dalam kasus ini. 

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi terkait informasi tersebut. Baik dari kepolisian, maupun pihak TNI ataupun polisi militer. 

Diketahui, Ilham Pradipta sebelumnya dilaporkan hilang usai menghadiri rapat bersama rekan kerjanya di sebuah supermarket kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu, 20 Agustus 2025 kemarin. Dalam rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik Ilham disergap para pelaku saat hendak masuk ke mobilnya. 

Sebuah mobil putih milik pelaku terparkir di samping mobil korban. Begitu Ilham membuka pintu mobil, ia langsung ditarik dan dimasukkan ke kendaraan pelaku.

Keesokan harinya, Kamis, 21 Agustus 2025 pagi, Ilham ditemukan tewas di semak-semak wilayah Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Korban ditemukan dengan kondisi tangan, kaki, dan mata terikat.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen Freddy Ardianzah mengatakan belum mendapatkan informasi dari Polda Metro Jaya terkait keterlibatan prajurit Kopassus, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang dilakukan penyidik Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum PMJ.

“Sampai saat ini saya belum mendapat info dari Polda Metro Jaya terkait keterlibatan prajurit dalam kasus ini,” kata Mayjen Freddy saat dikonfirmasikan, Selasa (26/8).

Kapuspen TNI juga memastikan akan mengkroscek terkait dugaan keterlibatan prajurit tersebut.Namun demikian pihak tidak menyebut asal satuan prajurit yang diduga terlibat.

“Mohon waktu ya akan saya update terkait permasalahan ini,” tegasnya.

Zan

No More Posts Available.

No more pages to load.