KOTA TANGERANG, KOMNSEPNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang semakin intensif mempersiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi potensi banjir yang biasa terjadi selama musim penghujan.
Salah satu langkah utama yang diambil adalah mengoptimalkan peran embung dan situ yang ada di Kota Tangerang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan bahwa Pemkot Tangerang telah melakukan monitoring berkelanjutan terhadap infrastruktur pengendalian banjir di wilayahnya.
Salah satu langkah utama adalah memaksimalkan fungsi 12 embung yang tersebar di sejumlah titik di kota tersebut. Embung-embung ini berfungsi sebagai cekungan penampung air (retention basin) yang dapat menampung air hujan, sehingga mengurangi risiko banjir.
Adapun 12 embung yang dimaksud tersebar di beberapa wilayah, yaitu Nusa Jaya, Bugel, Cipondoh Makmur, Kampung Darusalam, Larangan, Cipondoh Indah, Pondok Bahar, Paninggilan, Griya Kencana, Kali Sabi, Periuk, dan Cikokol.
Taufik menambahkan, pemkot telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan kesiapan embung-embung tersebut dalam menghadapi curah hujan tinggi selama musim penghujan.
“Kami selama ini telah melakukan optimalisasi master plan sistem pengendalian banjir yang telah disusun dalam beberapa tahun terakhir. Selanjutnya, kami juga menilai kesiapan 12 embung yang ada dapat mengantisipasi banjir selama musim penghujan secara maksimal,” ujar Taufik.
Selain embung, Pemkot Tangerang juga fokus mengoptimalkan peran situ-situ yang ada di kota ini. Saat ini, terdapat enam situ yang memiliki peran penting dalam mengatur aliran air, yaitu Situ Cipondoh, Situ Gede, Situ Cangkring, Situ Kunciran, Situ Bojong, dan Situ Bulakan, dengan total area sekitar 152,1 hektare.
Pemkot Tangerang berharap kombinasi dari embung dan situ ini dapat menjadi solusi yang efektif dalam mengelola air hujan dan mengurangi potensi banjir.
Taufik menambahkan, upaya pengelolaan infrastruktur pengendali banjir ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi musim penghujan.
“Kami berharap optimalisasi kapasitas daerah penampung air lewat embung-embung dan situ-situ tersebut dapat mengantisipasi potensi banjir, sehingga keamanan dan kenyamanan akan selalu terjaga di Kota Tangerang,” pungkasnya.
Dengan persiapan yang matang, Pemkot Tangerang berharap dapat mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh musim hujan dan memastikan kenyamanan warganya tetap terjaga sepanjang tahun. (san/*)





