KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Badan Narkotika Nasional Kota Tangerang menggelar tes urine terhadap 180 awak kabin maskapai penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba sekaligus memastikan keselamatan penerbangan menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik Lebaran 2026.
Kepala BNN Kota Tangerang, Josephien Vivick Tjangkung, menjelaskan bahwa ratusan awak kabin yang diperiksa terdiri dari pilot, pramugara, pramugari, hingga staf maskapai.
“Sebanyak 180 awak kabin dari berbagai maskapai mengikuti tes urine dengan tujuh parameter pemeriksaan,” ujarnya.
Para peserta berasal dari sejumlah maskapai seperti Wings Air, Lion Air, Super Air Jet, Batik Air, dan Citilink.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh awak kabin dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.
“Berdasarkan hasil skrining, seluruh peserta dinyatakan negatif. Ini menjadi indikator positif bagi keselamatan penerbangan,” tambah Josephien.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya menjelang periode mudik.
“Kami ingin memastikan seluruh awak kabin dalam kondisi prima dan bebas narkoba sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik,” katanya.
Pelaksanaan tes urine ini dipimpin oleh Agus Purwa Saptono, yang mewakili pimpinan BNN Provinsi Banten, serta melibatkan berbagai instansi terkait seperti otoritas bandara dan pemerintah daerah.
Pihak BNN menilai kegiatan ini perlu dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti mudik Lebaran.
Seorang perwakilan BNN memberikan masukan: “Tes seperti ini sebaiknya tidak hanya dilakukan menjelang momen tertentu, tetapi juga secara berkala untuk menjaga standar keselamatan penerbangan.”
Selain itu, kolaborasi antara maskapai, regulator, dan aparat penegak hukum dinilai penting untuk menciptakan sistem transportasi udara yang aman dan bebas narkoba.
Dengan hasil negatif dari seluruh awak kabin, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih tenang dan percaya dalam menggunakan transportasi udara selama musim mudik Lebaran 2026. san/*





