KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Perubahan cuaca ekstrem yang melanda Kota Tangerang dalam sepekan terakhir membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meningkatkan kesiapsiagaan di seluruh wilayah. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan.
Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada. “Kami sudah menerima beberapa laporan pohon tumbang, termasuk di jalan protokol dan kawasan permukiman. Tim kami langsung bergerak ke lokasi untuk penanganan cepat,” ungkapnya.
BPBD telah menurunkan tim reaksi cepat yang siaga selama 24 jam guna menangani kejadian darurat seperti pohon tumbang, banjir lokal, maupun gangguan infrastruktur akibat cuaca buruk. Layanan pengaduan darurat bisa diakses melalui call center 112 atau nomor piket 021-5582-144.
Selain penanganan langsung, BPBD bersama Dinas Perkim dan DLH juga rutin melakukan pemangkasan pohon berisiko tinggi. Upaya ini dilakukan di titik-titik padat aktivitas warga untuk mencegah potensi kecelakaan.
Mahdiar menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam deteksi dini bencana. “Jika melihat pohon tua atau miring, segera laporkan ke kami. Jangan tunggu sampai tumbang dan membahayakan pengguna jalan,” katanya.
Cuaca ekstrem di wilayah Tangerang diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, warga diminta tetap waspada dan menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan deras disertai angin kencang.
Kesigapan aparat dan kesadaran warga menjadi kunci dalam mengurangi risiko bencana di kawasan perkotaan. Melalui sinergi lintas instansi, BPBD berupaya menciptakan sistem tanggap darurat yang efektif dan cepat.
Pemerintah Kota Tangerang juga mengimbau agar seluruh elemen masyarakat turut serta menjaga keselamatan lingkungan dengan memangkas pohon di halaman rumah atau area publik yang rawan roboh. san/*





