JAKARTA, KONSEPNEWS – Penyanyi dan penulis lagu Daniel Pattinama kembali meramaikan belantika musik Tanah Air dengan merilis single terbarunya yang berjudul “Satu Tuju Bersamamu”, sebuah karya kontemplatif yang memadukan kekayaan musikal Indonesia dengan pesan persatuan yang kuat. Lagu ini resmi dirilis dan telah tersedia di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan Langit Musik.
Lahir dari proses kreatif yang organik, “Satu Tuju Bersamamu” bermula dari rekaman nada sederhana di ponsel Daniel. Namun, lagu ini kemudian berkembang menjadi sebuah komposisi matang yang mengusung unsur etnik seperti Tifa, Kolintang, dan sentuhan ambient lokal, menciptakan nuansa musik yang reflektif sekaligus membumi.
“Satu tujuan harus diciptakan untuk mencapai kebersamaan dan visi bersama,” ungkap Daniel, yang dikenal sebagai finalis X-Factor Indonesia 2021 dengan mentor Judika, tentang makna lagunya.
Daniel terinspirasi dari filosofi kebangsaan Bhinneka Tunggal Ika yang berasal dari Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular, dan menjadikan lagu ini sebagai bentuk doa sekaligus ajakan agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat menyatukan langkah di tengah dunia yang semakin terfragmentasi.
“’Satu Tuju Bersamamu’ adalah doa saya agar kita semua bisa menyatukan arah dalam hidup. Lagu ini bukan sekadar untuk dinikmati, tapi juga untuk mengajak kita merenung: ke mana sebenarnya kita berjalan bersama?” ujar Daniel kepada awak media, Senin 19 Mei 2025.
Secara musikal, lagu ini menjadi titik balik penting dalam perjalanan artistik Daniel. Berbeda dari karya-karya sebelumnya yang lebih bernuansa pop akustik dan balada, kali ini ia berani mengeksplorasi perpaduan genre, instrumen tradisional, serta pendekatan produksi yang lebih spiritual dan sinematik. Lagu ini ia produksi sendiri bersama Hery Alesis, di bawah label Satu Tuju Musik.
Daniel menambahkan, “Saya sejak kecil sudah suka musik, mulai menyanyi lalu pernah jadi vokalis band di kafe-kafe. Saya memberanikan diri ikut X-Factor, waktu itu mentor saya Judika. Saya banyak belajar dari beliau, tapi akhirnya saya memilih jalur independen, memproduksi lagu sendiri. Harapan saya, karya ini bisa diterima dan menyentuh banyak orang.”
Melalui “Satu Tuju Bersamamu”, Daniel tidak hanya hadir sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai visionary artist yang menjadikan musik sebagai media penyembuhan, refleksi, dan transformasi sosial. Lagu ini cocok dimasukkan ke dalam playlist spiritual-pop, kontemplatif, maupun etnik kontemporer, dan menjadi bukti bahwa musik dapat menjadi jembatan untuk menyatukan keberagaman dan membangun kesadaran kolektif lintas generasi. ***





