Jakarta, Konsepnews.com – Puluhan Ormas Pemuda Pancasila (PP) dan kelompok Ambon bentrok di Cafe Mako jln Terusan Rasuna Said, Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin ( 17/10) sore.
Bentrokan tersebut diduga karena permasalahan lahan yang ditempati atau dikuasai oleh H. Tambul.
Dari informasi yang didapat wartawan, sekitar 50 orang dari kelompok Ambon (Kelurahan Kuningan Barat) yang dipimpin oleh Budi mendatangi tanah H.Tambul yang berada di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022) sore.
Mereka mengklaim sengaja menduduki lahan tersebut dengan dasar Surat Kuasa dari Ahli Waris pemilik Lahan.
Menurut keterangan Ketua kelompok Ambon, Budi bahwa siang hari sudah bertemu dengan H.Tambul penguasa lahan dan karena ada keperluan maka pertemuan ditunda dan direncanakan Pukul 19.00 WIB.
Setibanya di lokasi sekitar Pukul 18:15 WIB, H.Tambul yang diduga dibackup Ormas Pemuda Pancasila itu langsung melakukan mediasi dengan pemimpin kelompok Ambon, namun terjadi cekcok mulut hingga pemukulan terhadap Budi.
Karena pemukulan itu terjadi keributan dan saling lempar kursi yang berada di sekitar Cafe Mako. Sementara itu Ketua Kelompok Ambon, Budi dilakukan perawatan di RSUD Mampang Prapatan dan dilakukan visum di RS Pusat Pertamina, Jakarta Selatan.

Untuk menghindari terjadinya keributan kembali, puluhan Kelompok Ambon diamankan oleh Anggota Gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan, Polsek Mampang Prapatan, Satbrimob Polda Metro Jaya dan dibawa ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan untuk penanganan lebih lanjut.
Sampai saat ini situasi di sekitar lokasi aman kondusif, pengamanan di pimpin langsung oleh Kapolsek Mampang Prapatan, namun kedua belah pihak masih sebagian ada dilokasi. polisi juga masih berjaga untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Zan







