“Door To Door”, Satgas Pamtas Yonarmed 6/3 Kostrad Beri Layanan Kesehatan Warga Perbatasan

by

Konsepnews.com – Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad mendatangi warga masyarakat perbatasan RI-RDTL secara “door to door”, saat menggelar pengobatan gratis sekaligus mengedukasi warga agar mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

Upaya tersebut ditempuh sebagai wujud kepedulian sekaligus membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Demikian keterangan tertulis yang disampaikan Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad, Letkol. Arm Andang Radianto, S.A.P., di Miomaffo Barat, Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (27/7/2021).

Bukan tanpa alasan, Satgas memilih cara ‘door to door’ dalam memberikan layanan kesehatan. Dansatgas menjelaskan bahwa dalam situasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),  membuat kebanyakan warga takut untuk beraktivitas di luar rumah.

Apalagi, jumlah kasus Covid-19 masih terus meningkat, menambah kekhawatiran masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatannya ke Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat.

“Banyak sekali masyarakat yang takut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya selama masa pandemi. Untuk itu, saya perintahkan Tim Kesehatan Satgas Pamtas Yonarmed 6/3 Kostrad untuk terus melakukan pelayanan kesehatan secara “door to door” untuk melihat kondisi kesehatan warga,” kata Letkol. Arm Andang Radianto, S.A.P.

Ia menambahkan bahwa pelayanan kesehatan kepada warga di perbatasan RI-RDTL berlangsung di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Kupang, dan Kabupaten Malaka.

Tak hanya pelayanan kesehatan. Tim kesehatan Satgas juga mengedukasi warga agar mematuhi protokol kesehatan (Prokes), guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Gayung pun bersambut. Kegiatan ini langsung diapreasiasi warga di perbatasan, karena TNI khususnya  Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat sudah berkunjung ke rumah-rumah untuk memberikan bantuan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat tidak cemas dengan kondisi kesehatannya.

Hal ini disampaikan salah seorang warga yang enggan disebut namanya, mengungkapan rasa bahagia lantaran bisa memeriksakan kesehatan tanpa harus pergi ke Puskesmas atau Rumah Sakit. (ts)