Dyandra Optimistis Hadapi 2026, Targetkan Pertumbuhan Pendapatan dan Perkuat Ekosistem MICE

by
foto dok. dyandra
foto dok. dyandra

JAKARTA, KONSEPNEWS – PT Dyandra Media International Tbk optimistis menghadapi tahun 2026 meski industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) masih dibayangi tantangan ekonomi global dan efisiensi anggaran pemerintah. Optimisme tersebut disampaikan dalam RUPS Tahunan Perseroan yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Slipi, Senin (11/5/2026).

Perusahaan berkode saham DYAN itu mencatat kinerja positif pada kuartal pertama 2026 dengan pendapatan mencapai Rp410,6 miliar atau tumbuh 9 persen secara tahunan. Laba bersih Perseroan bahkan melonjak 59 persen menjadi Rp31 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp19,6 miliar.

Segmen Event/Exhibition Organizer masih menjadi motor utama bisnis Dyandra dengan kontribusi sebesar Rp377,7 miliar atau setara 91 persen dari total pendapatan kuartal pertama 2026. Sementara segmen Venue Owned & Exhibition Hall menyumbang Rp16,5 miliar, bisnis hotel Rp11,6 miliar, dan supporting event Rp7,4 miliar.

Direktur Utama Dyandra, Daswar Marpaung, menjelaskan bahwa perusahaan kini fokus membangun ekosistem MICE yang lebih resilien dan adaptif terhadap perubahan pasar.

“Untuk menavigasi dinamika bisnis, manajemen menargetkan terciptanya ekosistem MICE yang tangguh dan terintegrasi,” ujar Daswar Marpaung.

Ia menambahkan, salah satu strategi utama Perseroan adalah memperkuat Intellectual Property (IP) events sebagai sumber pendapatan berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada event korporasi pihak ketiga yang rentan terhadap perubahan kondisi ekonomi.

“Dengan mengembangkan lebih dari 11 IP events yang mencakup sektor otomotif, gaya hidup, hingga festival musik, perseroan bertujuan menciptakan kontributor pendapatan utama yang berkesinambungan,” kata Daswar.

Dyandra juga menegaskan komitmennya terhadap transformasi digital dan pengembangan konsep green event management. Perusahaan mulai menerapkan efisiensi energi, optimalisasi material ramah lingkungan, hingga pengurangan limbah dalam penyelenggaraan berbagai event dan pameran.

Komisaris Utama Dyandra, Lilik Oetomo, memimpin jalannya RUPS yang juga menetapkan jajaran komisaris dan direksi tetap melanjutkan kepemimpinan periode sebelumnya. Keberlanjutan manajemen dinilai penting agar seluruh strategi bisnis dan visi jangka panjang perusahaan dapat berjalan optimal.

Dengan penguatan inovasi, digitalisasi, serta diversifikasi event, Dyandra berharap tetap mampu menjaga daya saing di tengah perubahan lanskap industri MICE nasional maupun global yang semakin kompetitif. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.