JAKARTA, KONSEPNEWS – Film “Kapal Terbang” hadir sebagai karya sinema yang memadukan ketegangan dengan refleksi kemanusiaan. Disutradarai oleh Ozan Ruz, film ini mencoba menggali sisi terdalam pikiran manusia ketika berada dalam situasi ekstrem.
Diproduseri Setiawan Adi Pratama dengan dukungan executive producer George Santos, film ini tidak hanya menampilkan konflik dramatis, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kebencian dapat tumbuh dari luka yang tidak pernah sembuh.
Dalam cerita tersebut, penonton diajak memahami bahwa tidak ada ideologi atau keyakinan yang lebih berharga daripada nyawa manusia. Pesan ini menjadi inti dari keseluruhan narasi yang dibangun sepanjang film.
Produksi film ini juga menghadapi tantangan besar dalam menghadirkan suasana tahun 1980-an secara realistis. Mulai dari desain kabin pesawat, detail properti, hingga atmosfer bandara dirancang secara teliti agar terasa hidup dan meyakinkan.
Menurut Ozan Ruz, pesan kemanusiaan menjadi inti dari film ini.
“Saya ingin penonton bukan hanya menonton cerita, tetapi ikut merasakan emosi para karakter. Harapannya, mereka pulang dengan satu kesadaran sederhana bahwa kemanusiaan adalah hal paling berharga yang masih kita miliki,” kata Ozan Ruz.
Film ini diharapkan mampu memberikan pengalaman sinematik yang kuat sekaligus menyentuh sisi emosional penonton. san/*





