Folder “Future House” di Pinterest Picu Isu Perselingkuhan Hamish Daud

by
Folder “Future House” di Pinterest Picu Isu Perselingkuhan Hamish Daud

JAKARTA,KONSEP NEWS – Nama penyanyi Raisa Andriana dan suaminya, Hamish Daud, kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial X (dulu Twitter). Keduanya mendadak trending setelah muncul dugaan perselingkuhan yang ramai dibahas oleh warganet pada Minggu (2/11/2025).

Isu tersebut berawal dari unggahan sejumlah akun yang mengklaim menemukan “bukti” dugaan kedekatan Hamish dengan seorang perempuan melalui aplikasi berbagi gambar Pinterest. Dalam temuan tersebut, disebut ada board kolaboratif atau folder bersama bernama “Future House” yang berisi kumpulan foto inspirasi dekorasi rumah bernuansa cokelat dan krem.

Netizen yang menamakan diri sebagai “intel” dunia maya menduga folder itu dibuat bersama antara pihak lelaki dan seorang perempuan lain. Jejak digital juga menunjukkan keduanya saling mengikuti di Instagram, serta diduga pernah menghadiri beberapa acara yang sama.

Namun, hingga kini belum ada bukti autentik maupun klarifikasi resmi dari pihak Hamish maupun Raisa. Semua informasi yang beredar masih berupa klaim warganet tanpa konfirmasi langsung dari sumber terkait.

Di tengah viralnya isu ini, linimasa X dipenuhi komentar jenaka hingga sindiran tajam dari warganet.
“Backing istri sah itu adalah Allah SWT langsung, jadi mau selingkuh di aplikasi manapun bakal ketahuan,” tulis salah satu pengguna.
Sementara lainnya menambahkan, “Shout out buat BIN, nggak usah rekrut CPNS, rekrut netizen aja. Lihat aja, beginian langsung dapet bukti.”

Sebagian pengguna X bahkan bergurau bahwa BIN kini berarti “Badan Intelijen Netizen”, bukan Badan Intelijen Negara, mengingat kecepatan warganet dalam menelusuri jejak digital.

Menurut sejumlah akun, folder “Future House” tersebut kini telah dihapus dari Pinterest. Namun, tangkapan layarnya sudah terlanjur beredar luas dan menjadi bahan diskusi publik.

Meski perbincangan soal rumah tangga Raisa dan Hamish terus memanas, banyak pihak mengimbau agar publik tetap menunggu pernyataan resmi dan tidak mudah mempercayai spekulasi di media sosial.mfp

No More Posts Available.

No more pages to load.