KOTA BOGOR, KONSEPNEWS – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kota Bogor selama dua hari terakhir kembali memicu kerusakan infrastruktur jalan. Jalur sepeda motor di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, dilaporkan mengalami retakan serius disertai penurunan kontur tanah yang memunculkan kekhawatiran akan potensi longsor susulan maupun amblasnya badan jalan.
Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang setiap hari melintasi kawasan penghubung Bogor Selatan itu. Menyikapi situasi darurat ini, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim langsung menginstruksikan tim teknis untuk melakukan pengecekan menyeluruh di lokasi guna memastikan tingkat kerusakan dan keamanan struktur tanah.
Dedie menegaskan bahwa selama proses pemeriksaan berlangsung, jalur sepeda motor di Jalan Saleh Danasasmita untuk sementara ditutup. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif agar tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat. Pemerintah Kota Bogor, kata Dedie, tidak akan membuka kembali akses jalan sebelum dipastikan benar-benar aman untuk dilalui.
Penutupan jalur dilakukan agar tim ahli dapat bekerja optimal dalam mengevaluasi stabilitas tanah di bawah lapisan aspal yang terdampak hujan deras. Penurunan kontur tanah menjadi indikator penting dalam menentukan langkah penanganan lanjutan, apakah cukup dengan perbaikan aspal atau memerlukan penguatan struktur seperti pemasangan turap.
Dedie menjelaskan bahwa pembukaan kembali jalur tersebut sepenuhnya bergantung pada hasil kajian teknis di lapangan. Jika dinyatakan tidak membahayakan keselamatan jiwa, perbaikan akan segera dilakukan agar mobilitas warga Bogor Selatan tidak terganggu dalam waktu lama.
Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, yang turut meninjau lokasi retakan, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Untuk sementara, penutupan jalan dinilai sebagai langkah paling aman sambil menunggu hasil penilaian teknis terhadap struktur tanah yang mengalami keretakan.
Denny mengungkapkan bahwa proses perbaikan jalan juga menunggu hasil kajian dari Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Bandung. Penilaian dari balai tersebut akan menjadi dasar penentuan apakah jalan dapat segera diperbaiki dan dibuka kembali atau memerlukan penanganan lanjutan yang lebih kompleks.
Ia berharap intensitas hujan dapat segera menurun sehingga proses pengujian dan perbaikan bisa berjalan lebih cepat. Apabila hasil pemeriksaan menyatakan kondisi aman, Pemkot Bogor akan segera membuka kembali akses jalan bagi masyarakat.
Mengingat Jalan Saleh Danasasmita berada di wilayah dengan topografi yang dinamis dan rawan pergerakan tanah, warga diimbau untuk selalu waspada, terutama saat cuaca mendung atau hujan lebat. Selama penutupan berlangsung, pengendara sepeda motor diarahkan menggunakan jalur alternatif untuk menghindari titik retakan.
Selain penanganan jangka pendek, Pemkot Bogor juga terus memantau titik-titik rawan bencana di seluruh kecamatan sebagai langkah antisipasi dampak cuaca ekstrem. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga aksesibilitas warga sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan akibat kerusakan infrastruktur.
Dalam jangka panjang, Denny Mulyadi menyebutkan bahwa percepatan pembangunan jalan trase baru yang bersumber dari APBD Jawa Barat saat ini tengah memasuki tahap administrasi dan teknis oleh Pemprov Jabar. Kehadiran trase baru tersebut diharapkan dapat menjadi solusi permanen untuk mengurangi risiko kerusakan jalan di kawasan Batutulis dan sekitarnya. san/*





