JAKARTA, KONSEPNEWS – Langkah Jakarta Fashion Week (JFW) memperluas jejaring internasional mendapat dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif sebagai bagian dari strategi membawa fesyen Indonesia ke panggung dunia. Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya yang siap menghubungkan ekosistem desainer nasional dengan berbagai ajang fesyen bergengsi internasional.
Dalam pertemuan dengan Chairwoman JFW Svida Alisjahbana, Teuku Riefky menilai JFW telah menjelma menjadi gerakan kreatif yang konsisten merayakan inovasi, keberagaman, dan evolusi gaya. Ia menekankan bahwa keberlanjutan industri mode harus ditopang oleh kolaborasi kuat antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas kreatif.
Salah satu fokus utama pengembangan JFW 2027 adalah memperkuat partisipasi Indonesia dalam pameran internasional seperti Tranoi dan Premiere Vision Paris hingga Riyadh Fashion Week. Kehadiran Indonesia di ajang tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tawar desainer lokal di mata pembeli global.
Svida Alisjahbana mengungkapkan bahwa JFW telah menjadi official partner Tranoi Paris dan Riyadh Fashion Week, membuka peluang bagi Indonesia untuk memiliki paviliun khusus dengan skenografi yang kuat dan berkarakter. Kurasi ketat akan diterapkan agar hanya desainer dengan kapasitas dan koleksi terbaik yang tampil di panggung internasional.
Menurut Svida, dukungan Kementerian Ekraf sangat dibutuhkan untuk memperkuat presentasi visual dan branding fesyen Indonesia agar mampu menarik perhatian international buyer. Dengan pendekatan yang tepat, koleksi desainer Indonesia diyakini dapat menjadi perbincangan global sekaligus mendatangkan pesanan ekspor.
Selain ekspansi global, penguatan ekosistem fesyen juga dilakukan dari hulu melalui pengembangan wastra Indonesia. Svida menegaskan bahwa wastra merupakan fondasi industri mode nasional yang memerlukan proses kurasi, inovasi desain, serta strategi pemasaran agar dapat diterima rumah mode dunia.
Kehadiran Kementerian Ekraf dalam puncak JFW 2026 sebelumnya menjadi bukti nyata dukungan negara terhadap subsektor fesyen. Capaian ratusan publikasi media internasional menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu meningkatkan visibilitas fesyen Indonesia secara signifikan.
Dengan sinergi berkelanjutan antara JFW dan Kementerian Ekraf, industri mode nasional diharapkan tidak hanya berkembang secara kreatif, tetapi juga memberikan kontribusi ekonomi nyata melalui peningkatan ekspor, penguatan branding, dan lahirnya desainer Indonesia berkelas dunia. san/*





