Ketua BEM UI Bantah Belum Kirim Surat Pemberitahuan Aksi di Bunderan HI

by

JAKARTA, KONSEPNEWS – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) , Yatalathof Ma’shum Imawan membantah pihaknya belum mengirim surat pemberitahuan terkait aksi unjuk rasa di sekitar Bunderan Hotel Indonesia (HI) ke pihak kepolisian. 

Yatalathof menegaskan pihaknya telah mengirim surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Polres Metro Jakarta Pusat untuk menggelar aksi demonstrasi di Bunderan HI yang digelar pada Jumat (12/6).

Pernyataan tersebut merespons keterangan pihak kepolisian yang menyatakan bahwa pihak BEM UI belum mengirimkan surat pemberitahuan aksi.

“Padahal faktanya, di sini saya telah memegang buktinya bahwa BEM UI telah mengirimkan surat kepada Wakasat Polres PMJ terkait aksi,” ujar Athof dalam unggahan di media sosial, Sabtu (13/6/26). 

Ketua BEM UI juga mengatakan bahwa surat dikirimkan tiga hari sebelum kegiatan dan sudah sesuai dengan undang-undang terkait aksi penyampaian pendapat di muka umum.

Sebelumnya, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan izin aksi demontrasi ke sejumlah satuan terkait, namun belum ada surat pemberitahuan resmi yang dikeluarkan pihak kepolisian. 

“Sampai dengan pukul 17.34 WIB, kami sudah melakukan pengecekan di Polres Metro Depok, jajaran Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya, dan Polres Metro Jakarta Pusat. Belum ada surat pemberitahuan yang kami terima terkait kegiatan penyampaian aspirasi hari ini,” kata Kombes Budi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6).

Kabidhumas menjelaskan, sebelumnya Polda Metro Jaya menerima informasi dari patroli media sosial mengenai salah satu unggahan yang menyebut adanya surat pemberitahuan aksi dari elemen mahasiswa. Namun, berdasarkan hasil pengecekan internal, surat tersebut belum diterima oleh kepolisian.

“Kami menerima informasi dari patroli media sosial bahwa ada yang menyampaikan sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada Polda Metro Jaya. Perlu kami sampaikan, sejauh ini kami belum menerima surat pemberitahuan tersebut,” ujarnya. 

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menjelaskan bahwa pihaknya sempat menerima koordinasi awal secara informal melalui pesan digital.

“Pada Kamis dini hari tanggal 11 Juni 2026 sekitar pukul 02.56 WIB, kami menerima informasi awal berupa dokumen PDF surat pemberitahuan aksi dari salah satu mahasiswa UI melalui pesan digital,” kata Kombes Reynold dalam siaran persnya, Minggu (14/6/26). 

“Namun, saat petugas mencoba melakukan komunikasi lanjutan serta verifikasi, pesan konfirmasi tersebut sama sekali tidak mendapatkan respons dari pihak penanggung jawab,” ungkapnya. Zan

No More Posts Available.

No more pages to load.