KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Komunitas Taman Potret (Kotret) Kota Tangerang kembali menunjukkan komitmennya terhadap kegiatan kemanusiaan dengan membuka penggalangan dana untuk korban longsor dan banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Penggalangan dana yang berlangsung selama 10 hari ini menjadi salah satu gerakan sosial terbesar yang pernah dilakukan komunitas fotografi tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Ketua Kotret, Adrianto, menjelaskan bahwa keputusan menggelar aksi ini berangkat dari keprihatinan mendalam terhadap kondisi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan mendesak. Ia mengajak seluruh anggota Kotret, komunitas foto lainnya, dan masyarakat umum untuk ikut bergerak. “Kami berharap semakin banyak pihak ikut membantu. Situasi di lapangan tidak mudah, dan solidaritas kita sangat dibutuhkan,” ujar Adrianto.
Gerakan ini dilakukan melalui kanal resmi Kotret, mulai dari publikasi flayer digital hingga pembukaan rekening khusus penggalangan dana. Transparansi menjadi prinsip utama agar setiap donasi dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada para donatur. Kotret juga memastikan bahwa seluruh proses dokumentasi akan dirilis setelah penyaluran selesai dilakukan.
Kerja sama Kotret dengan Baznas Kota Tangerang turut memperkuat kepercayaan publik dalam aksi kemanusiaan ini. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung oleh Baznas ke tiga wilayah terdampak melalui jaringan resmi yang sudah berpengalaman menangani penyaluran bantuan darurat di Indonesia.
Sekretaris Kotret, Eky Fajrin, menuturkan bahwa gerakan solidaritas ini kembali membuktikan bahwa komunitas fotografi bukan hanya wadah berkumpul para pecinta visual, tetapi juga motor penggerak kegiatan sosial. “Kotret ingin terus menjadi komunitas yang bermanfaat. Tidak hanya menghasilkan karya visual, tetapi juga berkontribusi bagi kemanusiaan,” ujarnya menegaskan.
Eky mengungkapkan, beberapa anggota Kotret bahkan turun langsung membantu publikasi informasi dan mengajak jejaring mereka untuk berdonasi. Upaya kolektif tersebut memperluas jangkauan kampanye, membuat aksi ini semakin dikenal di kalangan komunitas lokal hingga masyarakat umum Kota Tangerang.
Seiring meluasnya dukungan, banyak komunitas kreatif dan tokoh masyarakat yang mulai menunjukkan partisipasi. Beberapa komunitas foto lain juga dibuka untuk berkolaborasi dalam penggalangan dana lanjutan bila diperlukan. Kotret menilai bahwa sinergi lintas komunitas sangat penting untuk memaksimalkan dampak bantuan.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Kotret berharap bahwa dana yang terkumpul tidak hanya membantu kebutuhan mendesak para korban, tetapi juga mendukung proses pemulihan jangka panjang. Gerakan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peran komunitas kreatif dapat menjangkau lebih jauh, menyentuh sisi kemanusiaan yang melampaui batas aktivitas seni. san/*






