KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang akan memindahkan beberapa lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah yang berpotensi terkena dampak banjir menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang.
Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi agar proses pemungutan suara dapat berjalan lancar tanpa terkendala oleh kondisi cuaca ekstrem, seperti yang pernah terjadi pada Pemilu Presiden 2024.
Fandu Dwiadma O., Sekretaris KPU Kota Tangerang, menjelaskan bahwa pemindahan TPS akan difokuskan pada kecamatan-kecamatan yang memiliki sejarah rawan banjir, yaitu Kecamatan Larangan dan Kecamatan Karang Tengah.
“Kami telah belajar dari pengalaman pemilu sebelumnya. Ada beberapa TPS di Larangan dan Karang Tengah yang terkena banjir saat hari pemungutan suara. Oleh karena itu, kami berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk memindahkan TPS yang berpotensi banjir ke lokasi yang lebih aman,” ujar Fandu, Senin (18/11/2024).
Fandu juga menambahkan bahwa jumlah TPS yang dipindahkan pada Pilkada kali ini lebih sedikit dibandingkan sebelumnya. “Dulu ada sekitar empat TPS di Larangan Utara yang terdampak banjir, namun kali ini kami perkirakan hanya dua TPS yang perlu dipindahkan, ini karena jumlah TPS secara keseluruhan lebih banyak, sehingga distribusinya lebih merata dan mengurangi risiko di lokasi-lokasi rawan bencana,” jelasnya.
Selain itu, Fandu memastikan bahwa logistik Pilkada sudah mencapai 99 persen kesiapan. Dalam beberapa hari ke depan, distribusi surat suara dan perlengkapan pemilu akan dimulai secara bertahap.
“Distribusi logistik akan dimulai dari tanggal 20 November hingga 23 November 2024, yang mencakup pengiriman surat suara dan perlengkapan lainnya dari Gudang KPU Kota Tangerang ke GOR atau gudang masing-masing PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan),” kata Fandu.
Setelah itu, pada 24-25 November 2024, logistik pemilu akan dipindahkan dari GOR atau gudang PPK ke kantor-kantor Kelurahan.
Pada 26 November 2024, hari sebelum pemungutan suara, logistik akan disalurkan dari kantor kelurahan ke masing-masing Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) atau Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk persiapan hari H.
Dalam kesempatan tersebut, Fandu juga mengungkapkan bahwa KPU Kota Tangerang menargetkan tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024 mencapai 81 persen, angka yang sama dengan tingkat partisipasi pada Pemilu Presiden 2024.
“Kami berharap partisipasi pemilih kali ini bisa lebih tinggi, karena Pilkada ini sangat penting dalam menentukan pemimpin Kota Tangerang dan Provinsi Banten. Kami optimis warga akan lebih bersemangat untuk menggunakan hak pilihnya,” ujar Fandu.
Dengan persiapan yang matang dan langkah antisipatif terhadap potensi gangguan seperti banjir, KPU Kota Tangerang berharap Pilkada 2024 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan hasil yang mencerminkan kehendak rakyat. san/*





