JAKARTA, KONSEPNEWS – Kolaborasi lintas negara kembali menggema di industri musik Asia Tenggara. Dato’ Sri Siti Nurhaliza, diva Malaysia yang tak pernah kehilangan pesona, resmi merilis single terbarunya berjudul Kumbang Bunga dengan menggandeng penyanyi dangdut ternama Indonesia, Lesti. Lagu yang digarap oleh Firdaus Rahmat dan Iqie Hugh ini menjadi pembuka dari album terbaru Siti yang mengusung konsep tradisional kontemporer, sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan musikal dua ikon serumpun.
Dalam Kumbang Bunga, Siti dan Lesti memadukan harmoni vokal dengan warna khas masing-masing, membentuk jembatan musikal antara dua negara yang berbagi akar budaya Melayu. Liriknya menggambarkan kelembutan cinta dan ketulusan persahabatan, sementara aransemen musiknya berpadu antara alat tradisional dengan nuansa modern yang lembut namun kuat.
Siti mengungkapkan bahwa dirinya langsung terpikat sejak pertama kali mendengar melodi lagu ini. Ia kemudian mengusulkan tambahan unsur dangdut untuk memberi sentuhan khas Indonesia dalam komposisi yang awalnya bernuansa klasik Melayu. “Saya sudah lama ingin berduet dengan Lesti. Momen ini terasa sangat tepat, karena album saya kali ini memang berkonsep tradisional,” ujar Siti.
Bagi Lesti, kesempatan berduet dengan Dato’ Sri Siti Nurhaliza merupakan kehormatan sekaligus pengalaman berharga. Ia menilai bahwa musik tradisional bisa tetap relevan jika dikemas dengan rasa kekinian tanpa kehilangan jati diri budaya. “Saya sangat bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari karya yang begitu indah ini,” tuturnya.
Kehadiran Kumbang Bunga bukan sekadar kolaborasi musikal, melainkan simbol persahabatan dan cinta lintas budaya. Firdaus Rahmat selaku komposer menjelaskan bahwa lagu ini sengaja diciptakan untuk menonjolkan keindahan karakter vokal dua penyanyi tersebut, serta menegaskan bahwa musik tradisional masih punya tempat di hati pendengar muda.
Menurutnya, proses kreatif lagu ini memakan waktu dua hari. Namun, penyempurnaan aransemen dan penggarapan vokal membutuhkan perhatian ekstra agar tiap nada terdengar selaras. “Saya ingin Kumbang Bunga tidak hanya menjadi lagu duet, tetapi juga simbol penyatuan dua warisan musik Nusantara,” ungkap Firdaus.
Video musik resmi Kumbang Bunga tayang pada 22 Oktober 2025 pukul 15.00 WIB di kanal resmi YouTube Siti Nurhaliza, menampilkan visual lembut dengan nuansa flora khas Melayu. Produksi dilakukan oleh SN Legacy Sdn. Bhd., 3D Entertainment, dan Universal Music Sdn. Bhd.
Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka babak baru bagi hubungan musik antara Indonesia dan Malaysia, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Melayu ke kancah global. Melalui Kumbang Bunga, dua suara besar Nusantara kembali membuktikan bahwa musik mampu menyatukan lintas batas dan generasi. san/*







