KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Koordinator baru Tenaga Sukarela (TSR) PMI Kota Tangerang, Marsha Dainiyah Tsalaasta, langsung menyiapkan langkah awal untuk memperkuat soliditas organisasi usai resmi terpilih dalam Musyawarah Besar (Mubes) TSR di Markas PMI Kota Tangerang, Sabtu (23/5/2026).
Alih-alih terburu-buru meluncurkan program besar, Marsha memilih fokus membangun komunikasi internal dengan para relawan. Baginya, mendengarkan aspirasi anggota menjadi fondasi penting sebelum menentukan arah gerak organisasi ke depan.
“Yang paling penting sekarang duduk bareng dulu sama teman-teman TSR. Aku mau tahu apa yang selama ini mereka ingin lakukan untuk kemanusiaan tapi belum sempat terwujud,” kata Marsha.
Perempuan yang telah menghabiskan 10 tahun pengabdiannya di Unit Donor Darah PMI itu mengaku dunia TSR memberikan tantangan baru yang menarik. Meski demikian, ia optimistis mampu menjalankan amanah tersebut dengan dukungan seluruh anggota.
“Sebenarnya ini pengalaman baru buat aku. Tapi aku percaya kalau semuanya dilakukan bersama-sama, pasti bisa membawa TSR jadi lebih baik,” ujarnya.
Marsha juga menegaskan bahwa keterlibatannya kembali di PMI didasari rasa cinta terhadap dunia kemanusiaan. Setelah sempat resign dari UDD PMI, ia merasa masih memiliki ikatan emosional yang kuat dengan organisasi tersebut.
“PMI itu sudah seperti bagian hidup aku. Jadi walaupun sempat keluar, ternyata hati aku tetap ada di sini,” ungkapnya.
Di bawah kepemimpinannya, Marsha ingin menghadirkan suasana organisasi yang lebih sehat, terbuka, dan penuh semangat positif. Ia berharap TSR PMI Kota Tangerang bisa menjadi wadah relawan muda yang aktif, kreatif, sekaligus profesional dalam menjalankan aksi kemanusiaan.
Visi yang dibawanya adalah membentuk anggota TSR menjadi relawan yang berkarakter, solid, berdedikasi, namun tetap ceria dalam menjalankan tugas-tugas sosial di masyarakat. Menurutnya, semangat kemanusiaan harus berjalan beriringan dengan rasa kekeluargaan di dalam organisasi.
Marsha juga menilai TSR memiliki potensi besar untuk berkembang lebih aktif di tengah masyarakat Kota Tangerang. Karena itu, ia ingin seluruh anggota terlibat langsung dalam merancang program kerja agar tercipta rasa memiliki terhadap organisasi.
“Kalau semua anggota merasa dilibatkan, aku yakin TSR bisa jadi lebih kuat dan lebih kompak ke depannya,” jelas Marsha.
Melalui kepengurusan baru ini, TSR PMI Kota Tangerang diharapkan mampu menghadirkan berbagai program kemanusiaan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat eksistensi relawan PMI di Kota Tangerang. san/*






