Mengenal Tes Kompetensi Akademik, Asesmen Baru Pengganti Ujian Nasional bagi Pelajar di Kota Tangerang

by

KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Perubahan besar kembali hadir dalam sistem evaluasi pendidikan nasional. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen) resmi mengganti format Ujian Nasional (UN) menjadi Tes Kompetensi Akademik (TKA). Asesmen baru ini akan diterapkan secara bertahap di seluruh Indonesia, termasuk bagi para pelajar di Kota Tangerang, mulai tahun ajaran 2025/2026 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, menjelaskan bahwa TKA dirancang untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara lebih objektif, komprehensif, dan berbasis kompetensi. Tes ini akan berfokus pada konsep, penalaran, dan penerapan materi dalam kehidupan nyata, sehingga tidak sekadar menilai hafalan. “TKA untuk jenjang SD dan SMP akan diikuti oleh murid kelas 6 SD dan kelas 9 SMP. Tes ini menekankan pada pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan penerapannya. Kami masih menunggu jadwal resmi dari Kemendikdasmen, yang diperkirakan akan digelar antara Maret hingga April 2026,” ujar Jamaluddin.

Dengan adanya perubahan format ini, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kota Tangerang kini mulai menyiapkan langkah-langkah pendukung agar pelajar mampu beradaptasi. Mulai dari peningkatan kompetensi guru, penguatan pembelajaran berbasis proyek, hingga penyediaan sarana latihan berbasis digital agar siswa terbiasa menghadapi soal-soal TKA yang menuntut penalaran tingkat tinggi.

Para pelajar di Kota Tangerang juga diimbau untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini. TKA tidak hanya menuntut penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan bernalar dan memecahkan masalah. Pola belajar yang mengandalkan hafalan kini dianggap tidak lagi relevan, karena TKA akan menilai sejauh mana siswa mampu menerapkan ilmunya dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Selain aspek akademik, Jamaluddin juga menyoroti pentingnya penguatan karakter dan kebiasaan positif di kalangan siswa. Ia mendorong agar program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat terus dimaksimalkan di seluruh sekolah. Dengan dukungan guru dan orang tua, kebiasaan seperti disiplin, rasa ingin tahu, tanggung jawab, dan kolaborasi diharapkan tumbuh kuat pada diri peserta didik.

“Dengan dukungan guru dan orang tua, kami ingin seluruh pelajar Kota Tangerang siap menghadapi TKA dengan semangat belajar yang tinggi dan karakter yang kuat. Tujuan akhirnya bukan hanya nilai bagus, tetapi juga terbentuknya generasi pembelajar sepanjang hayat,” tegasnya.

Lebih jauh, pelaksanaan TKA juga diharapkan menjadi langkah menuju visi Generasi Emas Indonesia 2045, di mana Kota Tangerang berperan sebagai salah satu lumbung pelajar berprestasi. Pemerintah daerah pun terus memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan komunitas pendidikan untuk memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang setara dan berkualitas.

Dengan transformasi sistem evaluasi ini, TKA diharapkan tidak hanya menjadi tolok ukur akademik, melainkan juga momentum perubahan paradigma pendidikan menuju pembelajaran yang lebih bermakna. Dari Kota Tangerang, semangat generasi muda diharapkan mampu menjadi bagian penting dari perjalanan Indonesia menuju masa depan yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.