Meski Fokus Pendidikan, Yessy Gusman Tetap Rindu Dunia Akting

by

JAKARTA, KONSEPNEWS – Aktris senior Yessy Gusman membuktikan bahwa pesonanya tak lekang oleh waktu. Tetap cantik dan energik, kini ia mengemban amanah sebagai Komisaris Utama Perusahaan Film Negara (PFN), sambil tetap aktif di dunia pendidikan dan sesekali kembali ke layar lebar.

“Saya bersyukur bisa tetap aktif dan mendapatkan amanah dari pemerintah mengelola PFN. Nggak nyangka banget,” ungkap Yessy Gusman saat menghadiri ulang tahun Forum Wartawan Hiburan (Forwan) dan jumpa pers Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia di Gedung RRI Stasiun Pusat Jakarta.

Meskipun kini memilih fokus pada dunia pendidikan, Yessy Gusman yang dikenal luas sebagai pasangan abadi Rano Karno di layar lebar, tidak sepenuhnya meninggalkan dunia akting. Terakhir, ia membintangi film “Keajaiban Air Mata Wanita” yang tayang pada tahun 2025.

“Kalau ada waktu luang dan ada yang nawari main film ya, saya ambil. Kalau memang ceritanya sesuai dengan kondisi saya sekarang,” ujar aktris yang melejit lewat film “Gita Cinta dari SMA” dan “Puspa Indah Taman Hati” ini.

Yessy Gusman mengaku terkejut dan terharu ketika dikabari oleh panitia Anugerah Kartini Musik dan Film bahwa dirinya masuk nominasi Kartini Film 50 Tahun Berkarya.

“Kaget juga, ternyata teman-teman wartawan masih mengingat saya. Ini surprise buat saya dan keluarga bisa masuk nominasi Anugerah Kartini Musik dan film Indonesia,” katanya sambil tersenyum.

Ia juga menyampaikan kekagumannya terhadap para wartawan yang mengapresiasi perempuan berprestasi di industri musik dan film melalui ajang Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia 2025 yang diinisiasi oleh Forwan dan didukung oleh Kementerian Kebudayaan RI serta LPP RRI.

Menurut Yessy, penghargaan ini terasa istimewa dan wajar mendapatkan dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintah dan perusahaan swasta. “Kami berharap apresiasi terhadap perempuan hebat di industri film dan musik terus berkelanjutan. Sehingga bisa menginspirasi generasi muda,” ujarnya penuh harap.

Yessy Gusman mengenang masa kejayaannya lewat film-film ikonik seperti “Gita Cinta dari SMA” dan “Puspa Indah Taman Hati” (1979) bersama Rano Karno. Ia juga menyinggung film “Usia 18” (1980) yang memberikannya nominasi FFI sebagai Aktris Pemeran Utama Terbaik, serta mengungkapkan penyesalan Rano Karno yang kala itu tidak mendapatkan kesempatan untuk disutradarai oleh Teguh Karya dalam film tersebut. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.