KOTA BEKASI, KONSEPNEWS – Open casting yang digelar rumah produksi Dynamic Story Pictures (DSP) di Mal Ciputra, Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, pada 6–7 September 2025, menjadi sorotan besar bagi dunia perfilman Indonesia. Dalam dua hari penyelenggaraan, audisi tersebut sukses mengumpulkan lebih dari 400 peserta dari berbagai kalangan, menunjukkan gairah masyarakat yang semakin tinggi untuk terlibat dalam industri hiburan tanah air.
Dua film yang sedang dipersiapkan DSP, yakni The Origin: Jailangkong bergenre horor dan Tangisan Dalam Pelukan bergenre drama, menjadi magnet utama yang memancing antusiasme peserta. Tak hanya remaja dan dewasa, anak-anak pun ikut berpartisipasi dengan penuh semangat, menghadirkan suasana audisi yang dinamis sekaligus penuh kejutan di setiap penampilan.
Peserta yang hadir menunjukkan keberagaman latar belakang dan karakter, sehingga memberi warna tersendiri dalam audisi terbuka ini. Kehadiran ratusan orang dalam dua hari berturut-turut sekaligus mengisyaratkan bahwa ruang regenerasi aktor di perfilman Indonesia masih terbuka lebar, terutama bagi mereka yang berani mencoba peruntungan lewat jalur audisi.
Tami Irelly, aktris dan penyanyi yang didapuk sebagai salah satu juri, mengaku terkesan dengan peningkatan kualitas penampilan peserta di hari kedua. Menurutnya, banyak yang tampil lebih percaya diri dan memahami esensi berakting setelah mendapat pengalaman sehari sebelumnya. Ia menegaskan bahwa penilaian utama bukan hanya hafalan teks, melainkan bagaimana peserta benar-benar mampu menghidupkan karakter.
Menurut Tami, seorang aktor dituntut untuk total dalam memerankan emosi, baik itu menangis, tertawa, hingga marah. Ia mengingatkan agar para peserta tidak setengah hati dalam berakting, karena kesempatan emas seperti audisi terbuka tidak datang setiap hari. Keberanian menampilkan emosi secara penuh menjadi salah satu kriteria penting untuk bisa lolos seleksi.
Namun, keputusan akhir terkait siapa yang berhak melangkah ke tahap berikutnya sepenuhnya berada di tangan tim production house DSP. Juri hanya memberikan rekomendasi berdasarkan performa peserta di depan mereka. Hal ini dilakukan agar standar karakter dalam film benar-benar sesuai dengan visi kreatif yang ingin dicapai oleh rumah produksi.
Di luar suasana kompetitif, audisi ini juga menghadirkan momen inspiratif bagi para peserta. Banyak di antara mereka yang menjadikan pengalaman audisi sebagai langkah awal untuk membangun kepercayaan diri dan meniti karier di dunia seni peran. Improvisasi, fokus, dan keberanian disebut sebagai modal utama bagi mereka yang ingin menapaki jalan panjang sebagai aktor profesional.
Kesuksesan open casting di Mal Ciputra membuktikan bahwa perfilman Indonesia masih memiliki daya tarik besar dan mampu menghadirkan euforia di ruang publik. Kehadiran proyek The Origin: Jailangkong dan Tangisan Dalam Pelukan sekaligus menjadi simbol optimisme bahwa layar lebar tanah air terus berkembang dengan dukungan talenta baru yang lahir dari ajang seperti ini. san/*





