JAKARTA, KONSEPNEWS – PAPDI Cabang DKI Jakarta menggandeng berbagai pihak untuk menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dan vaksinasi influenza bagi lebih dari 400 lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2, Jakarta Barat. Acara ini menjadi cerminan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kesehatan kelompok usia lanjut yang rentan.
Lebih dari 60 dokter spesialis penyakit dalam dari wilayah DKI Jakarta turun langsung dalam kegiatan sosial ini. Edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan pencegahan penyakit melalui vaksinasi menjadi fokus utama dalam rangkaian acara yang berlangsung Jumat lalu.
Ketua panitia, dr. Agasjtya Wisjnu, SpPD, K-GEH, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan manifestasi nilai pengabdian profesi medis. “Kami para spesialis hadir untuk membangun kesadaran dan memberikan perlindungan bagi para lansia, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial kami,” jelasnya.
Vaksinasi influenza dipilih karena terbukti efektif mencegah penyakit saluran pernapasan atas yang umum menyerang lansia. Ini menjadi langkah preventif yang strategis di tengah meningkatnya risiko penyakit menular akibat perubahan cuaca dan lingkungan perkotaan.
Dukungan kuat datang dari PT Bio Farma (Persero), yang menyediakan vaksin dalam kerangka tanggung jawab sosial perusahaan. Menurut perwakilan CSR, Sarmedi, kolaborasi dengan komunitas medis adalah wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat Indonesia.
Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta pun menunjukkan komitmen tinggi terhadap kesehatan lansia. Isti Komawati menekankan pentingnya kerja sama antarlembaga demi menciptakan ekosistem perlindungan yang komprehensif.
Pengelola panti, Edy Suryaman, menyambut baik inisiatif ini. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk perlindungan yang sangat dibutuhkan para lansia, mengingat tingginya keluhan pernapasan yang terjadi selama beberapa bulan terakhir.
Dukungan juga hadir dari Puskesmas Cengkareng. Perwakilannya, dr. Fitria Jusri, menyebut kolaborasi antara fasilitas kesehatan primer dan spesialis merupakan pendekatan preventif yang harus terus diperluas demi mewujudkan sistem kesehatan yang tangguh dan adaptif. san/*






