KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diamankan polisi saat patroli dini hari di Jalan Darusalam Utara I, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Minggu (29/3/2026). Aksi ini menggagalkan rencana pelaku yang diduga hendak membawa motor curian ke luar wilayah.
Kedua pelaku, berinisial M (18) dan J (27), diketahui bukan warga Batuceper. Polisi menindaklanjuti laporan warga yang melihat mereka mendorong sepeda motor secara mencurigakan. “Gerak-gerik pelaku langsung menimbulkan kecurigaan, sehingga anggota kami melakukan pengecekan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Batuceper, Kompol Gunawan.
Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan berbagai alat yang biasa digunakan untuk melakukan pencurian, seperti kunci T, obeng, tang, dan kunci palsu. Barang bukti ini disita bersama dua motor, Honda Revo yang digunakan pelaku dan Honda Beat milik korban.
Kapolsek menambahkan, interogasi awal mengungkap bahwa kedua pelaku pernah melakukan pencurian di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan menjual motor hasil curian ke Lebak, Banten. “Ini menunjukkan modus operandi yang sistematis dan kemungkinan adanya jaringan penadah,” jelasnya.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, menegaskan pentingnya meningkatkan patroli pada jam-jam rawan untuk mencegah aksi kejahatan. “Patroli rutin akan terus ditingkatkan, dan kami mengimbau masyarakat melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui call center 110,” kata Jauhari.
Polisi juga mengingatkan warga agar selalu waspada, terutama pada dini hari atau di lokasi sepi. Penempatan CCTV, penguncian kendaraan dengan baik, dan koordinasi antarwarga dapat membantu mencegah tindak kejahatan curanmor.
“Kami berharap peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, karena informasi dari warga sangat membantu kami menindak pelaku dengan cepat,” tambah Kapolsek Batuceper, Kompol Gunawan.
Saat ini, kedua pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Batuceper. Proses penyidikan masih berjalan, termasuk upaya untuk menelusuri kemungkinan pelaku tambahan atau jaringan penadah motor curian yang lebih luas. san/*







