KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menggelar vaksinasi rabies gratis dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia, Jumat (26/9/2025). Mengusung tema “Bertindak Sekarang: Kamu, Aku dan Komunitas”, program ini digelar di UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Tangerang dan menyasar 50 ekor hewan peliharaan.
Kepala UPT Puskeswan Kota Tangerang, drh. Wina Listiana, menjelaskan vaksinasi diberikan kepada hewan peliharaan yang sudah mendaftar sebelumnya, meliputi anjing, kucing, kera, dan musang. Menurutnya, vaksinasi rabies sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh hewan dan sebaiknya dilakukan setahun sekali.
Ia menambahkan bahwa ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Hewan yang divaksin tidak boleh dalam keadaan sakit seperti flu, batuk, muntah, atau diare, dengan usia minimal lima bulan. Untuk hewan betina, syarat tambahan adalah tidak sedang hamil atau menyusui.
Wina menegaskan vaksinasi ini dibiayai oleh APBD, sehingga syarat utama bagi pemilik hewan adalah memiliki KTP Kota Tangerang. Selain vaksin rabies, Puskeswan juga melayani pengobatan hewan peliharaan kecil, hewan ternak, hingga vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK).
Salah seorang warga Neglasari, Baby Vonny, menyambut baik program vaksinasi gratis ini. Ia mengaku terbantu karena biaya vaksin rabies di klinik swasta bisa mencapai Rp300 ribu per ekor. Menurutnya, akses vaksinasi gratis ini sangat bermanfaat bagi para pemilik hewan.
Vonny mengungkapkan bahwa ia mendapatkan informasi vaksinasi dari akun Instagram resmi Pemkot Tangerang. Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih sering karena memberi kemudahan sekaligus menjaga kesehatan hewan peliharaan.
Program vaksinasi rabies ini juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat. Sebab, rabies adalah penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia, sehingga pencegahan melalui vaksinasi menjadi langkah strategis.
Pemkot Tangerang berharap vaksinasi rabies gratis dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam merawat hewan peliharaan sekaligus melindungi keluarga dari potensi penyebaran penyakit. Momentum Hari Rabies Sedunia dijadikan pengingat bahwa upaya pencegahan harus dilakukan bersama-sama oleh pemerintah, komunitas, dan masyarakat luas. san/*







