Jakarta, Konsepnews.com – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Mohammad Fadil Imran meresmikan pembukaan Pelatihan Basic Safety Training (BST) Kapal Layar Motor bagi masyarakat nelayan pesisir DKI Jakarta.
Personel Direktorat Polairud Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Tangerang akan melatih nelayan pesisir Jakarta khususnya di kawasan Kepulauan Seribu yang diselenggarakan di Kantor Aula Perikanan Jakarta, Muara Baru, Jakarta Utara, Senin (10/10).
Dalam sambutannya, Kapolda mengatakan Faktor geografis Indonesia yang sebagian besar terdiri dari lautan juga ikut memberikan pengaruh kepada masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan ekosistem laut sebagai sumber pencaharian mulai dari zaman kerajaan, kolonialisme, hingga setelah Indonesia merdeka.
“Namun pada kenyataannya, tak jarang kelompok nelayan sering kali kurang dalam mendapatkan edukasi yang mumpuni. Sehingga sering kali mereka bekerja tanpa adanya SOP atau standar keamanan serta peralatan keamanan (helm, sepatu boots, jaket) yang memadai saat mereka bekerja,” kata Fadil dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (10/10/2022).
Hal ini, kata Fadil, tentunya menjadi perhatian bagi Polda Metro Jaya dalam pemolisian modern (modern policing) yang fokus utamanya adalah kepada pencegahan atau preventif.
“Kami tidak ingin kecelakaan terjadi, yang kami inginkan adalah sebuah keselamatan untuk semua. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” ungkapnya.
“Oleh karena itu, pada hari ini kami laksanakan “Pelatihan Basic Safety Training” untuk teman-teman nelayan,” kata Fadil.
Kapolda menjelaskan, dalam pelatihan ini, Direktorat Polairud Polda Metro Jaya bersama dengan BP2IP Tangerang turut berpartisipasi untuk memberikan Basic Safety Training kepada para nelayan pesisir.
Ia menyebut para nelayan nantinya akan diberikan pemahaman tentang pentingnya standar keamanan kerja sehingga dapat meminimalisir nilai kerugian saat terjadi kecelakaan kerja, baik kerugian materiil maupun jiwa.
“Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan rekan-rekan nelayan dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan ketangkasan saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Fadil.
Lebih lanjut, Kapolda berharap kepada seluruh pihak yang tergabung dalam kegiatan, menjadikan kegiatan ini sebagai langkah ikhtiar kita Bersama dalam mengabdi kepada masyarakat Jakarta. Sehingga, menurut Fadil, hasil dari pelatihan ini dapat terasa dampaknya untuk para nelayan di pesisir Jakarta.
“Saya berharap (pelatihan BST) dapat memberikan wawasan dan menambah kompetensi kepada seluruh rekan-rekan nelayan di Jakarta. Sehingga saya berharap, nantinya rekan-rekan nelayan mampu untuk mengatasi segala hambatan saat bekerja dengan solusi yang tepat dan tindakan yang cekatan,” imbuhnya. Zan






