Polda Metro Jaya Perkuat Peran Komunitas Ojol sebagai Penjaga Kota

by
foto dok. polrestro tangerang kota
foto dok. polrestro tangerang kota

KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya mendorong pemberdayaan komunitas ojek online melalui kolaborasi bersama Polres Metro Tangerang Kota dalam kegiatan Apel Presidium Ojol, penyerahan Ojol Mart, dan bakti sosial pada Senin (8/12/2025). Kehadiran Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya memperluas peran ojol tidak hanya sebagai mitra keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak usaha mikro di perkotaan.

Dalam sambutannya, Kapolda menekankan bahwa ojek online memiliki kontribusi besar bagi kehidupan masyarakat dan keamanan wilayah. Ia menyebut para pengemudi sebagai garda yang selalu hadir dalam dinamika aktivitas publik. “Rekan-rekan ojol adalah mitra strategis kami, menjadi mata dan telinga Polri setiap hari di lapangan. Informasi yang kalian sampaikan sangat membantu dalam menjaga Kamtibmas,” ujar Irjen Asep. Pernyataan tersebut menegaskan kedekatan emosional sekaligus profesional antara aparat keamanan dan komunitas ojol.

Rangkaian acara ini juga dikaitkan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Polda Metro Jaya yang mengangkat tema “Melangkah Bersama Menjaga Masyarakat”. Kapolda menyampaikan bahwa tema ini mencerminkan komitmen Polri untuk terus merawat kepercayaan publik melalui pendekatan humanis. Kegiatan bersama komunitas ojol dipandang sebagai simbol dari kerja sama yang semakin inklusif.

Salah satu perhatian utama Kapolda ialah meningkatnya peran ekonomi komunitas ojol. Penyerahan kunci operasional Ojol Mart kepada perwakilan pengemudi menjadi bukti dukungan terhadap pemberdayaan UMKM berbasis komunitas. Kini 12 unit Ojol Mart telah berdiri sebagai ruang usaha produktif dari ojol untuk ojol, dengan tujuan memperluas jejaring pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada pendapatan ojek daring semata.

Kegiatan bakti sosial berupa penyerahan paket sembako juga menjadi wujud kepedulian kepolisian terhadap kesejahteraan warga dan pengemudi. Kapolda berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan harian sekaligus memperkuat hubungan sosial antara komunitas dan aparat keamanan. Ia menegaskan bahwa kehadiran negara harus selalu dirasakan oleh masyarakat, termasuk di tingkat akar rumput.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengingatkan perangkat wilayah untuk mengaktifkan kembali mekanisme 1×24 jam wajib lapor. Menurutnya, aturan ini adalah bentuk pengawasan lingkungan yang paling dasar dan efektif dalam mencegah tindak kriminalitas. Koordinasi antara warga, RT/RW, dan kepolisian disebutnya sebagai fondasi keamanan berkelanjutan.

Kapolda turut mengajak masyarakat memanfaatkan layanan darurat Polisi 110 untuk melaporkan kejadian yang membutuhkan respons cepat. Ia menegaskan bahwa layanan tersebut aktif 24 jam dan gratis, sehingga masyarakat tidak perlu ragu menghubungi petugas dalam kondisi mendesak. “Silakan gunakan layanan 110 apabila membutuhkan penanganan cepat. Kami selalu siap,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang Kota meneguhkan peran komunitas ojol sebagai bagian penting dalam ekosistem keamanan sekaligus pemberdayaan ekonomi. Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan di wilayah lain sebagai bentuk adaptasi keamanan modern yang melibatkan masyarakat secara aktif. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.