KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari menegaskan komitmen kepolisian dalam melindungi kesehatan masyarakat menyusul pencemaran Sungai Cisadane yang berdampak pada distribusi air bersih. Penegasan ini disampaikan saat peninjauan langsung di kawasan Kali Pasir, Kota Tangerang.
Pencemaran Sungai Cisadane diketahui berasal dari dampak kebakaran gudang pestisida di wilayah Tangerang Selatan. Akibat kejadian tersebut, aliran sungai mengalami perubahan warna menjadi putih dan memicu kematian ikan di beberapa titik, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga.
Kapolres menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Ia meminta warga untuk tidak memanfaatkan atau mengonsumsi ikan mati dari sungai karena dikhawatirkan mengandung zat kimia berbahaya yang berisiko terhadap kesehatan.
Selain berdampak pada ekosistem, pencemaran ini sempat memengaruhi distribusi air bersih bagi warga. Kapolres menjelaskan bahwa PDAM Tirta Benteng telah melakukan pemeriksaan kualitas air dan mengoptimalkan pengoperasian instalasi pengolahan air.
Menurut Kapolres, kondisi distribusi air bersih saat ini sudah mulai berangsur normal. Meski demikian, pihak kepolisian tetap bersiaga dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan lanjutan.
Sebagai langkah antisipatif, Kapolres juga meminta Perumda Tirta Benteng menyiapkan mobil tangki air bersih yang siap digunakan apabila masyarakat membutuhkan suplai air tambahan dalam situasi darurat.
Polres Metro Tangerang Kota bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan akan terus melakukan pemantauan kualitas lingkungan serta dampak kesehatan yang mungkin timbul akibat pencemaran tersebut.
Kapolres mengajak masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, seraya menegaskan bahwa aparat dan pemerintah daerah hadir untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga. san/*







