JAKARTA, KONSEPNEWS – Ratusan jemaah memadati Pondok Pesantren Al Umamah, Klender, Jakarta Timur, dalam acara pembacaan Yasin dan Tahlil untuk memperingati tujuh hari wafatnya KH Achmad Bachru Rozak, MA., guru besar sekaligus tokoh penting di pesantren tersebut. Acara berlangsung pada Kamis, 20 November 2025, mulai pukul 19.00 WIB.
Menurut keterangan panitia, jumlah jemaah yang hadir mencapai sekitar 300–400 orang, terdiri dari santri, alumni, tokoh masyarakat, dan warga sekitar yang ingin memberikan doa untuk almarhum. Suasana haru dan khidmat terlihat sepanjang acara.
Anak sulung almarhum, Ahmad Raja Haykal, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang datang untuk mendoakan ayahnya.
“Alhamdulillah di tujuh hariannya ayah, antusiasme masyarakat dan murid-murid sangat besar. Kurang lebih 300–400 jemaah hadir mendoakan ayah. Sampai saat ini pun masih terus banyak orang yang datang,” ujar Ahmad Raja Haykal.
Ia juga menyampaikan pesan yang selalu ditanamkan almarhum semasa hidup. “Pesannya, teruslah tebar kebaikan di manapun berada, jangan pandang bulu kapan pun. Itu yang ayah ajarkan selama hidupnya: jadilah orang baik untuk siapapun,” katanya.
Haykal berharap semangat dakwah dan kecintaan terhadap ilmu yang diwariskan almarhum dapat terus dijaga oleh masyarakat dan para santri.
“Semoga semangat dalam mensyiarkan agama Allah tidak padam, begitu juga semangat masyarakat untuk menuntut ilmu. Rasa cinta kepada ilmu dan Alquran jangan sampai surut. Kita harus terus meneruskan perjuangan ayah ini,” ujarnya.
Acara tahlil tujuh hari wafatnya KH Achmad Bachru Rozak ini diselenggarakan oleh keluarga besar Pondok Pesantren Al Umamah dan terbuka bagi seluruh jemaah yang ingin memberikan doa untuk almarhum. ***





