KOTA DEPOK, KONSEPNEWS – Tradisi lokal kembali menggeliat di tengah masyarakat. Lebaran Kukusan yang digelar di wilayah Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, siap kembali diramaikan warga pada Minggu (12/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus menjaga warisan budaya di tengah arus modernisasi.
Digelar untuk keempat kalinya, Lebaran Kukusan selalu sukses menarik antusiasme masyarakat. Ribuan warga, baik dari dalam maupun luar wilayah Kukusan, turut berpartisipasi dalam kegiatan yang sarat nilai kebersamaan ini.
Lurah Kukusan, Kholifah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan ruang untuk memperkuat hubungan sosial antarwarga, terutama masih dalam suasana Idulfitri.
“Alhamdulillah, Lebaran Kukusan sudah berjalan tiga kali dan pekan ini akan kembali dilaksanakan untuk yang keempat kalinya. Kami mengajak masyarakat, baik dari wilayah Kukusan maupun luar wilayah, untuk ikut meramaikan,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya partisipasi warga menjadi bukti kuat bahwa nilai kebersamaan dan gotong royong masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.
“Ini menjadi momen untuk menyambut warga yang kembali dari kampung halaman. Sekaligus mempererat silaturahmi di antara warga,” tambahnya.
Lebaran Kukusan juga identik dengan tradisi berbagi makanan dan kegiatan nyorog, yakni membawa hidangan sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian terhadap sesama. Tradisi ini dinilai sebagai nilai luhur yang perlu terus dilestarikan.
“Termasuk rasa kebahagiaan, kehadiran, serta empati antarwarga, seperti berbagi makanan kepada tetangga. Ini yang menjadi kekuatan tradisi kita,” jelas Kholifah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Depok atas dukungan fasilitas publik yang turut menunjang terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik.
Kholifah berharap, semangat kebersamaan yang terbangun melalui Lebaran Kukusan dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
“Ayo, kita ramaikan Lebaran Kukusan sebagai wujud kebersamaan dan pelestarian budaya,” tutupnya.
Dengan semangat kebersamaan yang kuat, Lebaran Kukusan tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga simbol hidupnya nilai gotong royong dan identitas budaya lokal di tengah masyarakat Depok. san/*





