RSPP dan NalaGenetics Hadirkan Klinik Genomik Terintegrasi

by
foto dok. rspp
foto dok. rspp

JAKARTA, KONSEPNEWS – Peresmian Klinik Genomik IHC RSPP menjadi momen penting dalam transformasi layanan kesehatan Indonesia, menghadirkan narasi baru tentang bagaimana teknologi genomik mulai memainkan peran sentral dalam dunia medis modern. Berlokasi di Gedung Graha RSPP, klinik ini menjadi kolaborasi klinik genomik terintegrasi pertama NalaGenetics di lingkungan rumah sakit rujukan nasional.

Langkah ini hadir di tengah urgensi penanganan penyakit tidak menular yang semakin mendominasi beban kesehatan nasional. Penyakit jantung, kanker, dan gangguan metabolik diketahui memiliki komponen risiko genetik yang kuat, sehingga pendekatan berbasis risiko individual dinilai semakin relevan.

Secara global, layanan genomik telah menjadi fondasi penting dalam skrining kanker dan terapi presisi. Namun di Indonesia, adopsinya masih terbatas, menjadikan kehadiran Klinik Genomik IHC RSPP sebagai lompatan signifikan dalam sistem pelayanan kesehatan nasional.

CEO NalaGenetics Levana Sani menilai kolaborasi ini sebagai upaya menjawab tantangan fragmentasi layanan kesehatan. Ia menuturkan bahwa klinik ini memungkinkan dokter melihat pasien secara utuh, bukan hanya dari satu keluhan. “Klinik ini dibangun dari kebutuhan di lapangan, agar keputusan medis dapat dibuat lebih komprehensif dan berbasis data,” ujarnya.

RSPP sendiri saat ini menyiapkan pemanfaatan layanan genomik untuk tujuh unit spesialisasi klinis, dengan dokter-dokter yang telah mengikuti pelatihan interpretasi hasil genomik. Target pemanfaatan layanan ini ditetapkan untuk 360 pasien per tahun, dengan hasil pemeriksaan terintegrasi ke dalam sistem rekam medis rumah sakit.

Direktur RSPP dr. Henny Veirawati menyebut layanan ini sebagai langkah penting dalam meningkatkan mutu pengambilan keputusan klinis. Menurutnya, pemeriksaan genetik memberi dokter alat tambahan untuk menyesuaikan terapi, mengurangi risiko efek samping, dan meningkatkan efektivitas pengobatan.

Hingga akhir 2025, NalaGenetics mencatat lebih dari 2.000 pasien telah menjalani pemeriksaan genomik, dengan mayoritas berasal dari kategori penyakit jantung, onkologi, dan gangguan metabolik. Angka ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan berbasis presisi.

Ke depan, Klinik Genomik IHC RSPP diharapkan menjadi model bagi rumah sakit lain dalam menghadapi perubahan lanskap layanan kesehatan. “Banyak rumah sakit mulai menjadikan RSPP sebagai contoh institusi yang lebih siap menghadapi masa depan layanan kesehatan,” tutup Levana Sani. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.