Shi, Anak Angelina Jolie dan Brad Pitt Ganti Nama Saat Tampil di Acara Mode Los Angeles

by

KONSEPNEWS – Putri Angelina Jolie dan Brad Pitt, Shiloh Jolie-Pitt, resmi memperkenalkan nama barunya, “Shi,” dalam debut koreografinya pada acara peluncuran koleksi Isabel Marant di Los Angeles, 29 Mei lalu.

Momen istimewa itu terjadi saat Shi, yang kini berusia 19 tahun, mencantumkan nama barunya sebagai kredit koreografer dalam sebuah penampilan tari yang dibawakan oleh Keoni Rose dan Tako Suzuki, diiringi lagu terbaru dari penyanyi-penulis lagu Luella berjudul “Naïve”. Hal ini menjadi penanda langkah baru Shi di dunia seni pertunjukan, sekaligus menegaskan identitas pribadinya yang tengah berkembang.

Perubahan nama ini bukan yang pertama bagi Shi. Tahun lalu, ia diketahui mengajukan permohonan resmi untuk menggugurkan nama belakang “Pitt” setelah usianya genap 18 tahun. Keputusan itu menjadi simbol transformasi personal sekaligus pernyataan independensinya di tengah sorotan keluarga selebriti.

Shi bukan satu-satunya anak Jolie dan Pitt yang memilih nama baru dalam ranah profesional. Vivienne, si bungsu berusia 16 tahun yang menjadi asisten produser dalam pentas Broadway The Outsiders, juga mencantumkan namanya sebagai “Vivienne Jolie” dalam kredit Playbill. Menurut Angelina, proyek tersebut sangat berarti bagi Vivienne yang memiliki kecintaan mendalam terhadap teater.

“Putri saya Viv sangat mencintai teater,” ujar Angelina kepada Deadline. “Dia sangat menghargai semua jenis teater, tapi dia tahu mana yang paling dekat dengan hatinya dan apa yang membuatnya tergerak.”

Meski mulai aktif dalam dunia seni, anak-anak pasangan Jolie dan Pitt dikenal sangat menjaga kehidupan pribadi mereka. Dalam wawancara bersama Good Morning America, Angelina menegaskan bahwa anak-anaknya bukan tipe yang nyaman berada di depan kamera.

“Tak satu pun dari anak-anak saya ingin berada di sorotan publik saat ini,” ungkapnya. “Mereka sangat menjaga privasi.” Bahkan, menurut Angelina, Shi merupakan salah satu yang paling tertutup di antara saudara-saudaranya.

“They weren’t born with privacy,” ujar Angelina. “Saya hanya berharap mereka bisa merasakannya seiring mereka tumbuh dewasa.”

Meski tumbuh di bawah bayang-bayang nama besar orang tua, langkah Shi dan Vivienne menunjukkan bahwa mereka tengah mencari jalan mereka sendiri, dengan cara yang autentik, tenang, dan penuh makna. yz

No More Posts Available.

No more pages to load.