KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Pemerintah Kota Tangerang terus memantapkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026 yang akan berlangsung di Kota Cilegon pada Juni mendatang. Berstatus sebagai juara umum pada edisi sebelumnya, Kota Tangerang menargetkan mampu mempertahankan dominasinya sekaligus kembali mengukir prestasi terbaik di ajang olahraga pelajar terbesar tingkat Provinsi Banten tersebut.
Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), berbagai strategi pembinaan dan penguatan atlet terus dilakukan agar para pelajar yang akan berlaga mampu tampil maksimal. Fokus utama tidak hanya pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental dan dukungan masa depan atlet setelah kompetisi berakhir.
Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan salah satu langkah yang terus diperkuat adalah pembinaan melalui Program Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD). Program tersebut menjadi wadah pengembangan atlet muda potensial yang diproyeksikan menjadi tulang punggung kontingen Kota Tangerang di POPDA 2026.
“Selain pemusatan latihan, Pemkot Tangerang juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, termasuk venue latihan. Dukungan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) turut dikerahkan guna memberikan semangat dan motivasi bagi para atlet yang akan bertanding,” ujar Kaonang.
Menurutnya, kesiapan atlet tidak hanya ditentukan oleh kualitas latihan, tetapi juga dukungan fasilitas yang memadai. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh kebutuhan atlet dapat terpenuhi menjelang keberangkatan ke Kota Cilegon.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi yang akan diraih para atlet, Pemerintah Kota Tangerang juga menyiapkan bonus sebesar Rp25 juta bagi peraih medali emas. Insentif tersebut diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi atlet untuk memberikan penampilan terbaik selama kompetisi berlangsung.
“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung atlet berprestasi. Kami ingin mereka fokus berlatih dan bertanding tanpa memikirkan hal lain,” jelas Kaonang.
Tak hanya soal bonus, Pemkot Tangerang juga memberikan perhatian besar terhadap kondisi psikologis atlet. Untuk memastikan para atlet mampu menghadapi tekanan pertandingan, pemerintah menghadirkan tenaga profesional, termasuk psikolog olahraga yang akan mendampingi selama masa persiapan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan menyeluruh yang tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga pembentukan karakter atlet muda yang tangguh dan berdaya saing tinggi.
Lebih jauh, Pemkot Tangerang turut menyiapkan program keberlanjutan bagi atlet berprestasi melalui pemberian beasiswa pendidikan tinggi. Para peraih medali emas nantinya berkesempatan melanjutkan kuliah secara gratis melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi yang telah menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah.
“Tidak hanya bonus, kami juga menyiapkan masa depan atlet. Mereka bisa mendapatkan beasiswa kuliah hingga lulus, bahkan difasilitasi untuk peluang kerja setelahnya,” tegas Kaonang.
Dengan dukungan pembinaan berkelanjutan, bonus prestasi, beasiswa pendidikan, hingga peluang karier di masa depan, Pemerintah Kota Tangerang optimistis para atlet pelajar mampu tampil maksimal dan kembali membawa pulang gelar juara umum POPDA 2026. Langkah ini sekaligus menjadi bukti keseriusan Kota Tangerang dalam membangun ekosistem olahraga pelajar yang berprestasi dan berkelanjutan. san/*






