JAKARTA, KONSEPNEWS – PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney berkolaborasi erat dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan rangkaian acara Waisak 2569 BE tahun 2025.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menekankan bahwa perayaan Waisak bukan hanya sekadar momen keagamaan, melainkan juga membawa kebermanfaatan yang besar, terutama bagi masyarakat di sekitar destinasi Borobudur. Hal ini terwujud melalui peningkatan pergerakan wisata, pemberdayaan UMKM, serta keterlibatan aktif masyarakat secara langsung dalam berbagai rangkaian acara.
Lebih lanjut, Maya Watono menjelaskan bahwa perayaan Waisak ini menjadi cerminan dari semangat kolaborasi dan inklusif, di mana seluruh lapisan masyarakat dapat menjadi bagian penting dari perayaan yang penuh makna ini.
Pada puncak acara Waisak yang jatuh pada Senin, 12 Mei pukul 23.55.29 WIB, akan dilaksanakan pradaksina, yaitu ritual berjalan mengelilingi Candi Borobudur sebanyak tiga kali. Selain itu, momen yang paling dinanti adalah pelepasan 2569 lampion sebagai simbol cahaya perdamaian.
radisi pelepasan lampion ini selalu menjadi daya tarik utama yang berhasil menarik perhatian masyarakat luas untuk menghadiri perayaan Waisak di Candi Borobudur.
Tercatat lebih dari 1.900 pelaku UMKM lokal turut berpartisipasi aktif dalam berbagai rangkaian perayaan Waisak tahun ini, mulai dari sektor kuliner, kriya, hingga penyedia jasa pariwisata.
Selain itu, lebih dari 1.000 tenaga kerja lokal juga terlibat dalam berbagai aspek penyelenggaraan acara, termasuk logistik, penyambutan, pelayanan, dan pengelolaan acara secara keseluruhan. Peringatan Waisak ini juga diprediksi akan mendorong peningkatan tingkat hunian di berbagai akomodasi di sekitar kawasan Borobudur. san/*






