KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Kepulan asap tebal dan suara teriakan panik mengejutkan pengunjung serta warga sekitar Rumah Makan Bebek Bujang di Jalan KH. Hasyim Asy’ari, Pinang, Kota Tangerang. Insiden kebakaran yang terjadi berasal dari area dapur, diduga akibat korsleting listrik.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima pada pukul 18.55 WIB. Tim Damkar dari UPT Pinang dan UPT Ciledug langsung dikerahkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 19.30 WIB dengan total empat unit mobil damkar dan 15 personel.
“Kami bergerak cepat dan api bisa dikendalikan dalam waktu 25 menit sejak kedatangan tim. Dugaan awal adalah korsleting listrik yang menyebabkan area dapur seluas 50 meter persegi hangus,” ungkap Andia saat dikonfirmasi.
Dalam kejadian tersebut, dua orang mengalami sesak napas akibat menghirup asap pekat dan telah dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material cukup signifikan di bagian dapur rumah makan.
Seorang saksi mata, Nina (42), warga sekitar, mengatakan bahwa dirinya melihat asap mengepul dari belakang bangunan dan mendengar teriakan minta tolong. “Saya lewat depan rumah makan, tiba-tiba lihat asap, terus ada yang teriak-teriak. Orang-orang langsung keluar lari,” ujarnya.
Kebakaran ini kembali menjadi pengingat bagi para pemilik usaha, terutama yang mengandalkan peralatan listrik intensif di dapur, untuk rutin memeriksa kelayakan instalasi dan melakukan perawatan preventif. Korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran di kawasan padat seperti Kota Tangerang.
BPBD Kota Tangerang juga mengimbau warga serta pelaku usaha untuk memasang alat pemadam api ringan (APAR) dan tidak mengabaikan indikasi awal kerusakan instalasi listrik, agar kejadian serupa tidak terulang dan bisa diantisipasi sejak dini. san/*







