KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Ribuan warga Kota Tangerang turun tangan dalam aksi bersih-bersih dunia atau World Cleanup Day (WCD) yang digelar bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD), Sabtu (20/9). Dalam sehari, kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kota Tangerang bersama komunitas lingkungan ini berhasil mengumpulkan total 9.144,9 kilogram sampah dari 13 titik CFD di seluruh kecamatan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat dan pegawai yang terlibat. “World Cleanup Day bukan hanya sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi momentum untuk meningkatkan kesadaran kita bersama dalam menjaga kebersihan kota, mengurangi sampah, serta menumbuhkan budaya peduli lingkungan,” ujarnya, Senin (22/9/25).
Aksi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, komunitas lingkungan, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Mereka bahu-membahu memungut, memilah, dan menimbang sampah yang terkumpul, mulai dari plastik, organik, hingga nonorganik lainnya.
Menurut Wawan, capaian pengurangan sampah sebanyak 9,1 ton ini menjadi kontribusi penting dalam gerakan global. “Sampah organik diproses menjadi kompos, sementara sampah anorganik seperti plastik dan botol bekas akan masuk ke pengolahan dan bank sampah untuk didaur ulang,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan bukan hanya berhenti pada satu momen tahunan, melainkan menjadi gaya hidup sehari-hari masyarakat Kota Tangerang. “Gerakan peduli lingkungan harus terus kita budayakan, agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” kata Wawan.
Kegiatan yang berlangsung di sepanjang area CFD ini juga menjadi sarana edukasi publik. Para peserta tidak hanya membersihkan, tetapi juga belajar memilah sampah sesuai jenisnya agar lebih mudah diolah kembali.
Partisipasi aktif warga dalam World Cleanup Day menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan semakin tumbuh di Kota Tangerang. “Selain berkontribusi pada gerakan global, kegiatan ini juga memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Tangerang yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutup Wawan.
Aksi ini sekaligus mempertegas posisi Kota Tangerang sebagai kota yang serius dalam menggalakkan gerakan hijau, sekaligus menginspirasi daerah lain untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. san/*







