Jejak Urban: Pameran Foto PFI Tangerang yang Katanya Bisa Bikin Anda Lupa Berkedip!

by
foto dok. pfi tangerang
foto dok. pfi tangerang

KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Cahaya senja menyentuh lembut dinding-dinding pameran di Taman Elektrik saat puluhan pengunjung melangkah masuk ke ruang pamer “Jejak Urban”. Pameran foto yang digagas PFI Tangerang ini menghadirkan suasana yang hangat, intim, dan reflektif. Dengan 50 karya visual terkurasi, pengunjung seolah diajak berjalan bersama pewarta foto menelusuri jejak sosial Banten: dari pasar rakyat, kegiatan komunitas, lapangan olahraga, hingga dinamika jalan kota.

Nuansa pameran terasa seperti perjalanan—setiap sudut menyimpan narasi unik. Direktur Informasi Publik Kominfo Digital, **Nurshodik Gunarjo, menyampaikan kekagumannya terhadap kemampuan fotografer dalam menangkap “makna”.
“Para pewarta foto telah menjadi artikulator realitas. Mereka menjeda waktu dan menghadirkan kembali cerita yang sering hilang dalam kesibukan kita,” katanya.

Pameran ini juga menjadi pencapaian penting bagi komunitas fotografer Tangerang. Ketua PFI Tangerang, Dery Ridwansah, menegaskan bahwa fotografi adalah ruang berkisah sekaligus ruang berefleksi. “Fotografi bukan hanya dokumentasi, tapi medium untuk menyuarakan realitas. Melalui Jejak Urban, kami membuka ruang bagi publik untuk berdialog dan terlibat,” ujarnya.

Tidak hanya menampilkan karya, pameran ini juga memperlihatkan solidaritas dan kolaborasi lintas generasi. Banyak mahasiswa, pegiat seni, serta fotografer independen datang untuk berdiskusi. Pemerintah Kota Tangerang, melalui Kadis Kominfo Mugiya Wardhani, turut menyampaikan apresiasi. “Jejak Urban bukan hanya pameran, tetapi refleksi kota yang hidup dan berkembang. Fotografi membantu kita memahami kota dengan lebih empatik,” katanya.

Pengunjung yang datang hari ini tampak larut dalam visual penuh emosi. Ada yang berhenti lama di depan foto-foto human interest, ada pula yang tersenyum melihat potret anak-anak bermain di tepi sungai kota. Semua tampak terhubung oleh cerita urban yang sederhana tetapi kuat.

Pameran “Jejak Urban” akan berlangsung hingga 17 Desember 2025 dan diprediksi menjadi salah satu kegiatan fotografi paling ramai di penghujung tahun. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.