441 Jamaah Haji Kota Bogor Dilepas, Wali Kota Harap Kuota Bertambah dan Masa Tunggu Dipersingkat

by

KOTA BOGOR, KONSEPNEWS – Sebanyak 441 calon jamaah haji asal Kota Bogor yang tergabung dalam kloter 10 resmi dilepas oleh Wali Kota Dedie A. Rachim di Masjid Raya Al Mi’raj, Jalan Pajajaran. Pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri unsur Forkopimda serta keluarga jamaah.

Dalam sambutannya, Dedie Rachim menyampaikan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah besar yang tidak semua orang dapatkan. Ia mengajak seluruh jamaah untuk mensyukuri kesempatan tersebut dengan menjalankan ibadah secara maksimal.

“Hari ini, insyaallah bapak dan ibu telah mendapatkan keberkahan menjadi tamu Allah. Jadikan kesempatan ini sebagai pintu untuk semakin bersyukur. Saya juga mendoakan seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur,” ujar Dedie.

Ia juga menyoroti panjangnya masa tunggu keberangkatan haji yang saat ini mencapai sekitar 29 tahun. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama agar ke depan ada kebijakan yang mampu mempercepat antrean jamaah.

Dedie berharap adanya sinergi antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi dalam meningkatkan pelayanan ibadah haji, termasuk penambahan kuota. Hal ini dinilai penting mengingat tingginya jumlah pendaftar haji di Kota Bogor.

Data menunjukkan, jumlah calon jamaah haji yang masih dalam daftar tunggu mencapai 24.479 orang, terdiri dari 22.550 jamaah reguler dan 1.929 jamaah lanjut usia. Dengan jumlah tersebut, estimasi masa tunggu keberangkatan masih berkisar hampir tiga dekade.

Dedie juga berpesan agar seluruh jamaah menjaga niat yang ikhlas, kesehatan, serta kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah.

“Jadilah duta Kota Bogor yang mencerminkan akhlak mulia, kedisiplinan, dan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Indra Karmawan, menyampaikan bahwa kondisi kesehatan jamaah secara umum dalam keadaan baik. Ia menyebut jamaah termuda berusia 22 tahun dan tertua 84 tahun.

“Insyaallah pelayanan tahun ini lebih tertata dan lebih baik dibandingkan sebelumnya, khususnya bagi jamaah yang tergabung dalam embarkasi Bekasi,” ujar Indra.

Ia juga mengingatkan bahwa suhu di Tanah Suci diperkirakan mencapai 45 hingga 48 derajat Celsius, sehingga jamaah diminta mempersiapkan diri secara optimal, baik secara fisik maupun mental.

Para jamaah dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Juni 2026 setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.