Festival Tabuh Bedug Teluknaga ke-35 Bergema Meriah, Bupati Tangerang dan Gubernur Banten Dorong Jadi Agenda Nasional

by
foto dok. diskominfo kab tng
foto dok. diskominfo kab tng

KABUPATEN TANGERANG, KONSEPNEWS – Dentuman bedug yang menggema bersahut-sahutan di langit malam Teluknaga menjadi penanda semaraknya Festival Tabuh Bedug ke-35 yang digelar di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Sabtu malam (30/5/2026). Ribuan warga memadati lokasi acara untuk menyaksikan salah satu warisan budaya yang telah menjadi identitas masyarakat Teluknaga selama puluhan tahun.

Suasana meriah sudah terasa sejak siang hari melalui karnaval budaya yang melibatkan seluruh desa di Kecamatan Teluknaga. Arak-arakan kendaraan, atraksi budaya, hingga penampilan peserta tabuh bedug menarik perhatian masyarakat yang memadati sepanjang ruas jalan. Malam harinya, antusiasme warga semakin memuncak saat 16 kelompok peserta bersiap menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam menabuh bedug.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, serta Gubernur Banten, Andra Soni, bersama istrinya Tinawati Andra Soni. Kehadiran kedua pemimpin daerah itu menambah semangat masyarakat yang telah menjadikan festival tersebut sebagai tradisi tahunan.

Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas konsistensi masyarakat Teluknaga dalam menjaga dan melestarikan tradisi budaya yang telah berlangsung selama 35 tahun tersebut.

“Festival tabuh bedug tingkat Kecamatan Teluknaga ini menjadi salah satu kebanggaan, salah satu warisan budaya yang senantiasa terus diabadikan dan dijalankan setiap tahun,” ujar Maesyal Rasyid.

Menurutnya, Festival Tabuh Bedug bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Teluknaga dan Kabupaten Tangerang, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan, gotong royong, dan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya leluhur.

“Ini tidak hanya kebanggaan masyarakat Teluknaga dan Kabupaten Tangerang semata, tapi merupakan wujud pelestarian warisan budaya, kekompakan dan kegotongroyongan untuk kemajuan bersama,” ungkapnya.

Maesyal berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan memiliki jangkauan yang lebih luas hingga tingkat provinsi maupun nasional. Ia menilai festival budaya seperti ini memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik wisata sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan budaya Tangerang kepada masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengaku terkesan melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam menyukseskan festival tersebut. Menurutnya, kekompakan warga dan dukungan seluruh unsur pemerintahan menjadi faktor utama yang membuat Festival Tabuh Bedug Teluknaga tetap bertahan dan berkembang hingga saat ini.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, saya sangat bangga dan merasa terhormat bisa hadir bersama-sama dengan masyarakat Teluknaga. Hari ini tumpah ruah mengikuti kegiatan Festival Tabuh Bedug yang ke-35,” kata Andra Soni.

Ia bahkan menyatakan komitmennya untuk mendorong Festival Tabuh Bedug Teluknaga menjadi agenda budaya yang lebih besar di masa mendatang.

“Ini keren dan luar biasa. Mudah-mudahan acara ini sukses dan bisa berlanjut tahun depan serta masuk ke event nasional,” tegasnya.

Sebelumnya, Camat Teluknaga, Kurnia, melaporkan bahwa karnaval budaya yang menjadi bagian dari rangkaian festival diikuti peserta dari 13 desa dengan melibatkan sekitar 1.000 kendaraan roda dua dan 200 kendaraan roda empat. Sementara pada malam puncak, sebanyak 16 kelompok tabuh bedug tampil menunjukkan kreativitas dan kekompakan mereka di hadapan ribuan penonton.

Keberhasilan Festival Tabuh Bedug ke-35 kembali menegaskan posisi Teluknaga sebagai salah satu daerah yang konsisten menjaga warisan budaya lokal. Di tengah modernisasi yang terus berkembang, dentuman bedug yang menggema di Teluknaga menjadi simbol bahwa tradisi, kebersamaan, dan identitas budaya tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.