JAKARTA,KONSEPNEWS – Seorang pria berinisial DKD (25) ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kos yang berlokasi di Jalan Pedurenan Masjid 2, Kel. Karet Kuningan, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu (24/6/26) malam.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan jasad korban pertama kali dilaporkan sekitar pukul 19.32 WIB. Setelah menerima laporan, petugas kepolisian dari Polsek Setiabudi bersama unsur piket fungsi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).
Korban diketahui merupakan warga asal Kota Medan, Sumatera Utara. Saat ditemukan, korban berada di dalam kamar kos yang beralamat di Rumah Kos Nomor 2 RT 013 RW 004, Jalan Pedurenan Masjid 2, Karet Kuningan.
Petugas kemudian melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari mengamankan lokasi, memasang garis polisi, mencari keterangan saksi, hingga berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan.
Sekitar pukul 20.53 WIB, tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan bersama petugas terkait tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP guna mengumpulkan sejumlah barang bukti dan memastikan kondisi korban.
Begitu menerima informasi dari masyarakat, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengamankan TKP. Selanjutnya dilakukan olah tempat kejadian perkara serta pengumpulan keterangan dari para saksi..
Dua orang saksi telah dimintai keterangan, yakni penghuni kos bernama Alfiansyah dan pemilik kos Andri Mugeni. Keterangan keduanya menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Pada pukul 21.21 WIB, jenazah Doni Kusuma Damanik dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menggunakan layanan Palang Hitam untuk menjalani visum et repertum dan autopsi.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta mendalami isi telepon genggam milik korban. Aparat juga menunggu hasil autopsi yang nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Kasus penemuan mayat tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Masyarakat diminta tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi yang sedang berlangsung. Zan





