JAKARTA, KONSEPNEWS – SCG melalui PT Berjaya Nawaplastic Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi industri manufaktur menuju operasional yang lebih ramah lingkungan. Tidak hanya menghadirkan produk perpipaan berkualitas tinggi, perusahaan juga menerapkan pendekatan Inclusive Green Growth melalui ekonomi sirkular dan integrasi rantai pasok.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menyediakan layanan garansi penggantian pipa rusak. Pipa yang telah diganti tidak langsung menjadi limbah, melainkan dikumpulkan untuk didaur ulang menjadi material baru sehingga mampu mengurangi penumpukan sampah industri sekaligus memperpanjang siklus hidup material.
Selain itu, SCG membangun ekosistem produksi yang terintegrasi mulai dari penyediaan bahan baku oleh PT TPC Indo Plastic and Chemical, pengemasan melalui PT Indocorr Packaging yang telah mengantongi sertifikasi Green Label, hingga distribusi oleh SCG Barito Logistics sehingga rantai pasok menjadi lebih efisien dan berkelanjutan.
Country Director SCG Indonesia, Warit Jintanawan, mengatakan bahwa pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membantu industri menekan emisi karbon.
“Industri manufaktur kini semakin bergerak ke arah praktik operasional berkelanjutan. Karena itu kami menghadirkan solusi yang tidak hanya andal, tetapi juga membantu mengurangi konsumsi energi, memperpanjang usia infrastruktur, dan mendukung target dekarbonisasi,” ujar Warit.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Berjaya Nawaplastic Indonesia, Bandhit Lertpalanan, menilai efisiensi bisnis dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan apabila perusahaan mulai berinvestasi pada infrastruktur utilitas yang tepat.
“Dengan mempertimbangkan biaya utilitas secara menyeluruh, perusahaan dapat menjaga efisiensi operasional, mempertahankan kualitas produksi, serta memastikan keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang,” kata Bandhit.
Saat ini, produk pipa PVC dan fitting PVC SCG telah dipasarkan ke berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga Bali, bahkan telah menembus pasar ekspor seperti Thailand. Dengan dukungan jaringan distribusi yang luas dan rantai pasok terintegrasi, SCG optimistis dapat terus mendukung transformasi sektor manufaktur menuju industri yang lebih efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan sesuai target Net Zero 2050. san/*






