KABUPATEN BOGOR, KONSEPNEWS – Sebanyak 450 prajurit Yonif 315/Garuda resmi diberangkatkan menuju perbatasan Indonesia–Papua Nugini untuk menjalankan tugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas RI–PNG). Pemberangkatan ini menjadi awal dari pengabdian selama satu tahun dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus membina masyarakat di wilayah perbatasan.
Upacara pelepasan berlangsung di markas Yonif 315/Garuda dan turut disaksikan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan pesan kepada seluruh prajurit agar menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalankan tugas negara.
“Selamat bertugas. Tetap bawa nama baik Indonesia di mana pun berada. Laksanakan tugas dengan penuh kebanggaan,” ujar Jenal Mutaqin.
Para prajurit akan bertugas secara mobile di wilayah perbatasan Papua Nugini, tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga melaksanakan pembinaan teritorial. Program tersebut meliputi ketahanan pangan, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Komandan Korem 061/Suryakancana, Thomas Rajunio, menegaskan bahwa penugasan ini merupakan kehormatan bagi setiap prajurit. Ia mengingatkan bahwa tidak semua personel mendapat kesempatan untuk menjalankan operasi di wilayah perbatasan.
“Penugasan ini adalah sebuah kehormatan. Laksanakan dengan penuh kebanggaan, keberanian, dan rasa tanggung jawab, namun tetap berhati-hati dalam melaksanakan tugas,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya memegang teguh nilai-nilai dasar militer seperti Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap langkah penugasan.
“Jaga disiplin, loyalitas, dan kehormatan prajurit. Tunjukkan bahwa prajurit Garuda dan Siliwangi adalah petarung yang profesional,” lanjutnya.
Selain itu, Danrem mengingatkan agar seluruh personel tidak lengah dalam menghadapi situasi di lapangan. Ia menegaskan bahwa kerja sama tim menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas di wilayah dengan tantangan tinggi.
Para prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 315/Garuda dijadwalkan berangkat pada Selasa, 5 Mei 2026. Penugasan ini diharapkan dapat memperkuat keamanan perbatasan sekaligus membawa dampak positif bagi masyarakat di wilayah terpencil. san/*






