Sambut Hari Ibu, Yapena Berbagi Cinta dengan Lansia

by
foto dok. yapena
foto dok. yapena

KABUPATEN TANGERANG, KONSEPNEWS – Aktris senior Erna Santoso kembali menunjukkan kiprah kemanusiaannya di luar layar. Menyambut peringatan Hari Ibu yang jatuh setiap 22 Desember, ia memimpin langsung kegiatan sosial Yayasan Peduli Anak Indonesia (Yapena) dengan mengunjungi Panti Jompo Husnul Khotimah di kawasan Karawaci, Serpong, Banten, membawa hiburan dan kebahagiaan bagi para lansia penghuni panti.

Kegiatan tersebut dihadirkan sebagai bentuk penghormatan terhadap peran ibu sekaligus wujud kepedulian sosial Yapena terhadap kaum lansia yang hidup dalam keterbatasan. Bersama jajaran pengurus yayasan, Erna Santoso membagikan bingkisan, hadiah, serta bantuan perlengkapan seperti selimut dan handuk, sembari menghadirkan hiburan musik dan pertunjukan ringan yang menghangatkan suasana.

Meski dilaksanakan lebih awal, Erna menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara sosial Yapena menjelang Hari Ibu, Natal, dan penutupan akhir tahun. Ia menilai momen tersebut penting untuk mengingatkan masyarakat bahwa kasih sayang dan perhatian terhadap ibu tidak boleh berhenti pada seremoni semata.

“Peringatan ini untuk menyambut Hari Ibu. Kami merasa tanpa ibu tidak akan ada anak. Karena itu sudah sepantasnya kita menghargai dan membahagiakan mereka,” ujar Erna Santoso usai acara, dengan nada haru.

Suasana sederhana di dalam panti jompo pun berubah menjadi penuh tawa. Kehadiran dua badut dan hiburan musik membuat para lansia, yang sebagian besar merupakan perempuan dan hidup tanpa keluarga, tampak menikmati setiap momen kebersamaan yang jarang mereka rasakan.

Erna Santoso mengaku tersentuh melihat kenyataan hidup para penghuni panti yang harus menjalani masa tua dalam kesendirian. Ia menyebut pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial harus terus dirawat, bukan hanya oleh komunitas, tetapi juga oleh publik figur yang memiliki ruang pengaruh di masyarakat.

Menurut Erna, kebahagiaan sejati justru lahir dari ketulusan berbagi. Ia berharap kenangan sederhana yang tercipta hari itu dapat menjadi penguat batin bagi para lansia untuk menjalani hari-hari mereka dengan lebih ringan.

Kegiatan sosial yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut ditutup dengan doa bersama dan nyanyian kolektif, meninggalkan senyum yang tak lepas dari wajah para penghuni panti. Bagi Erna Santoso dan Yapena, momen itu menjadi pengingat bahwa peran kemanusiaan sering kali lebih bermakna daripada sorotan kamera. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.